fbpx

Apa Kabar Prospek Kerja Anak Farmasi?

Farmasi di Indonesia saat ini masih identik dengan stereotip “medical representative” alias medrep. Banyak orang awam beranggapan bahwa sarjana farmasi nantinya akan bekerja hanya sebagai medrep, salah besar kawan!

Prospek kerja farmasi jauh lebih luas daripada sekadar medrep saja. Apalagi saat ini medrep seringkali dikonotasikan dengan pekerjaan yang negatif.

Untuk meluruskan pemahaman kamu soal hal-hal terkait prospek kerja farmasi, kami telah merangkum beberapa hal yang perlu kamu pahami. Jadi kamu yang berminat untuk kuliah farmasi gak perlu takut lagi menjelaskan hal ini kepada orang tuamu.

Lihat: Ini Dia Prospek Kerja Anak Psikologi!


Apa Yang Dipelajari Orang Farmasi?

Mahasiswa farmasi di lab

Sebagaimana namanya mahasiswa jurusan farmasi akan banyak berkutat dalam pelajaran soal obat-obatan. Dari zat apa saja suatu obat terbentuk, apa saja efek terapi dari suatu zat, hingga efek sampingnya terhadap tubuh manusia.

Oleh karena itu pula selain belajar mengenai zat obat-obatan mereka juga diajari banyak hal tentang manusia. Karena mereka harus memahami bagaimana cara obat bekerja di dalam tubuh serta bagaimana tubuh manusia memproses obat-obatan tersebut.

Selain itu ilmu yang mereka pelajari juga sebenarnya lebih luas dari dokter yang hanya belajar banyak tentang manusia. Mereka belajar pula mengenai kimia sintetik, kimia analitik, farmasi bahan alam, hingga kosmetika.

Tujuannya apa? Tentu saja agar prospek kerja mereka terbuka seluas-luasnya. Dengan mempelajari banyak ilmu, ketika lulus mereka memiliki banyak pilihan untuk melanjutkan jenjang karirnya.

Lab farmasi

Lalu apa saja sih pilihan karir anak farmasi dan bagaimana sebenarnya prospek kerja farmasi?


Pekerjaan di Industri Farmasi

Ini dia kenapa banyak mata kuliah anak-anak jurusan farmasi bukan hanya meliputi bidang kedokteran, karena mereka boleh memilih untuk bekerja di industri farmasi. Industri yang kami maksud yakni industri makanan, minuman, obat-obatan, hingga kosmetik.

Wanita berkerudung di apotik

Umumnya mereka yang memutuskan untuk terjun di dunia industri seperti ini, akan ditempatkan di bidang penelitian dan pengembangan alias research and development. Jadi banyak dari mereka yang nantinya akan bekerja di dalam laboratorium perusahaan. Wuih.

Meski kebanyakan mereka akan dituntut untuk melakukan pengembangan produk dari sisi zat nya. Ada beberapa perusahaan yang memberikan para lulusan farmasi ini tanggung jawab lebih hingga pengembangan terhadap desain kemasan produk.

Kalau kamu masuk ke dalam golongan orang-orang teliti, kamu juga bisa loh terjun di dunia industri farmasi yang prospeknya cerah ini.

Kamu bisa menjadi quality control hingga melakukan quality assurance terhadap proses produksi dari suatu produk. Kamu harus amat detil untuk memastikan produk yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar yang ada.

Beberapa perusahaan yang menerima jasa lulusan farmasi di bidang ini misalnya Nestle, Indofood, Wardah, Mustika Ratu, Kalbe Farma, Sido Muncul, Bayer, Boehringer Ingelheim, dan masih banyak lagi.

Quality control makanan

Mengapa prospek kerja disini menurut kami cerah, dan boleh jadi termasuk yang paling cerah? Karena industri ini langsung menyasar kepada kebutuhan masyarakat, apalagi makanan minuman yang tergolong kebutuhan primer.

Sampai kapan pun industri ini akan tetap hidup loh! Kurang cerah apalagi coba?

1. Farmasi Klinis

Apoteker Cewek di apotik

Kalo yang ini sih udah bukan jadi pertanyaan lagi, karena memang banyak dari anak-anak Farmasi yang lulus dan memutuskan untuk menjadi seorang farmasi klinis. Tapi gak sebanyak itu loh, karena memang untuk masuk ke sini dibutuhkan pendidikan lanjutan untuk menjadi seorang apoteker.

Menurut kami prospeknya cukup cerah disini. Kalau dilihat dari segi gaji, mungkin amat bervariasi. Tapi kalau kamu sudah menjadi seorang apoteker, kamu bisa memilih banyak jenjang karir loh.

Paling mudah tentu saja membuka praktik apoteker dengan membuka klinik pribadi, meskipun ini tentu saja membutuhkan modal yang besar. Tapi mengingat kebutuhan obat yang cukup tinggi bisnis ini bisa jadi amat menguntungkan loh.

Kalau kalian enggak punya cukup modal, kalian bisa melamar ke rumah sakit besar yang betebaran di kota-kota besar. Atau alternatif lain yang lebih menguntungkan adalah menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Dengan menjadi PNS, walaupun gaji pokok yang diterima gak banyak-banyak amat. Ada banyak keuntungan yang diberikan loh oleh masing-masing departemen. Kalau kamu seorang yang “karir banget” misalnya, masuklah ke Departemen Kesehatan dan yakin deh kalau kamu cukup cerdas jenjang karirmu bisa bagus banget!

Tapi ya balik lagi, untuk menjadi seorang farmasi klinis, apalagi yang bekerja di rumah sakit besar. Kalian harus siap untuk menjalani shift kerja malam, layaknya dokter. Karena pasien tidak mengenal waktu bukan?

Kesimpulannya, meski di awal pendapatannya mungkin tidak sebesar farmasi industri tapi pekerjaan ini mulia loh. Erat kaitannya dengan kemanusiaan, banyak pahala! Wah wah, siapa yang mau?

2. Dosen dan Peneliti

Dari segi prospek kerja farmasi, terjun ke dalam bidang penelitian dan pendidikan menurut kami adalah pilihan yang baik. Karena selain cerah, masih belum banyak orang yang memutuskan untuk menekuni dunia ini.

Dosen jurusan farmasi

Mirip-mirip dengan dunia farmasi klinis, “investasi” diri yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pengajar dan peneliti boleh dibilang cukup besar dari segi waktu, tenaga, hingga materi. Jadi dikit deh yang berminat.

Padahal, kita lihat satu-satu yah! Dari daya saing instansi, saat ini banyak bermunculan perusahaan yang membutuhkan orang-orang farmasi. Akibatnya permintaan sarjana farmasi tinggi, dan muncullah berbagai lembaga pendidikan farmasi.

Kalau berprestasi dan cukup cerdas, kamu boleh banget coba ngelamar untuk ngajar di kampus-kampus top di negeri ini. Meski demikian kamu seenggaknya harus menempuh pendidikan S2 farmasi dulu sebelum memutuskan untuk jadi tenaga pengajar. Wah wah benar-benar pengorbanan nih!

Di bidang penelitian, berbeda dengan industri. Biasanya yang membutuhkan orang-orang ini adalah lembaga penelitian berbasis negara ataupun institusi akademik. Misalnya LIPI atau Eijkman, hingga Oxford di Indonesia misalnya.

LIPI award

Kalau kalian tembus ke lembaga-lembaga penelitian asing, gaji yang bisa kalian dapetin lumayan besar loh. Sayangnya kalian juga harus pilah-pilah nih, jangan sampai hasil penelitiannya murni “pergi” ke luar negeri. Padahal penelitiannya di negeri sendiri.

Secara umum prospek kerja farmasi amatlah baik di negeri kita. Meski kami cuma membaginya menjadi tiga kelompok besar. Kalau kamu baca lebih lanjut ada banyak cabang-cabang yang bisa diteruskan kok.

Hanya saja pesan kami hati-hati dalam industri ini. Sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau saat ini industri-industri macam ini yang menghubungkan antara farmasi dengan dokter, sudah dipantau secara ketat oleh lembaga anti rasuah (KPK).

Banyak loh orang-orang yang nekat menjalankan aktivitas illegal dan kemudian terciduk KPK, meski pemberitaannya tidak terlalu santer terdengar.

Intinya sih kalau kalian baca lagi, barangkali ada ratusan posisi yang dibutuhkan di ribuan tempat untuk sarjana lulusan farmasi di Indonesia. Semuanya melakukan pekerjaan yang legal dan diakui oleh negara.

Kalau bisa legal kenapa nekat melakukan hal yang aneh aneh bukan? Pada akhirnya jadi anak farmasi bisa tajir juga kok, siapa takut!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *