fbpx

Bagaimana Sih Cara Kerja Paypal – Update 2019

Pernah mendengar PayPal? Kamu yang seorang milenials kami yakin pasti sering mendengar apa itu PayPal. Atau bahkan meski kamu bukanlah seorang milenials, pasti kamu tetap sering mendengar PayPal, bila kamu tergolong ke dalam orang yang sering berbelanja online.

Terlebih lagi bila proses pembelanjaan online yang kamu lakukan, dilakukan di situs-situs e commerce luar negeri. Karena mudahnya PayPal merupakan salah satu metode pembayaran online yang cukup populer dan digunakan banyak orang di seluruh dunia.

Meski demikian pasti ada sebagian dari kamu yang penasaran bukan. Bagaimana cara kerja PayPal sebenarnya. Karena memang prosesnya yang begitu mudah, dan minim biaya administrasi, seringkali membuat kamu bertanya-tanya.

Nah tenang saja, kamu tidak perlu bingung-bingung lagi. Karena kami punya informasi mengenai bagaimana cara kerja PayPal sesungguhnya.

Baca Juga Perbedaan Dropship dan Reseller , Bisnis Dropship yang Bikin Tajir

Sejarah PayPal

elon musk peter theil

Mudahnya PayPal merupakan salah satu fintech yang tertua yang ada saat ini. Didirikan pada Desember 1998 sebagai Confinity yang awalnya bergerak dibidang keamanan piranti lunak untuk perangkat elektronik.

Kemudian PayPal berkembang dan di tahun yang sama diluncurkan sebagai perusahaan yang bergerak di jasa transfer uang. Pada saat itu Confinity bergerak atas dana yang dikeluarkan oleh John Malloy dari BlueRun Ventures.

Bicara mengenai PayPal rasa-rasanya kurang bila tidak membahas keterlibatan Elon Musk. Nah di tahun 2000 Confinity bergabung dengan X.com yang merupakan perusahaan online banking milik Elon Musk.

Elon Musk yang optimis bahwa bisnis transfer uang akan menjadi bisnis yang meledak di masa depan membuat X.com berubah arah dan turut serta mengembangkan bisnis transfer uang. Hingga di tahun 2001 X.com menunjuk Peter Thiel sebagai CEO dan lahirlah PayPal.

Perkembangan PayPal yang luar biasa cepat kemudian membuat eBay tertarik untuk mengakuisisinya, hingga pada Juli 2002 eBay memutuskan untuk membeli PayPal seharga US$ 1,5 miliar dengan valuasi mencapai US$ 23 per saham atau sekitar 77% saham.

Kemudian eBay mulai mengintegrasikan perusahaannya yang bergerak di jual beli online dengan metode pembayaran via PayPal. eBay sukses mengalihkan para penggunanya untuk menggunakan PayPal hingga pada saat itu sekitar 1 dari 4 transaksi di eBay sudah memanfaatkan PayPal.

Menariknya beberapa perusahaan besar di tahun yang sama kemudian harus gulung tikar setelah meledaknya PayPal. Beberapa perusahaan itu misalnya Billpoint, Citibank c2it, Yahoo! Pay Direct dan bahkan Western Union BidPay.

PayPal terus berkembang hingga di tahun 2007 PayPal mengumumkan partnership dengan Master Card. Parternship ini kemudian membuat PayPal semakin besar lagi yang ditandai dengan pemasukannya yang mencapai US$ 1,8 miliar di akhir tahun 2007.

PayPal masih terus berkembang hingga pada tahun 2014 eBay melepas PayPal sebagai perusahaan tersendiri. Kemudian pada tahun 2015 PayPal diakuisisi oleh Xoom Corporation yang merupakan perusahaan transfer dana digital dengan uang sejumlah US$ 1,09 miliar.

Kemudian pada tahun yang sama (2015) PayPal meluncurkan pembayaran peer to peer yang dinamakan dengan PayPal.Me. Dengan adanya PayPal.Me para user dimungkinkan untuk saling berkirim uang.

Beberapa akuisisi terus terjadi terhadap PayPal dengan nilai akuisisi yang luar biasa besar. Hingga kini PayPal terus berkembang, sampai terakhir pada Maret 2019 PayPal mengumumkan kerjasama dengan Instagram yang kemudian akan meluncurkan fitur Checkout on Instagram!

Apa Sebenarnya PayPal itu?

apa itu paypal

Setelah membaca sedikit sejarah mengenai PayPal barangkali kamu sudah bisa menerka-nerka, sebenarnya apa PayPal dan bagaimana cara kerjanya. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang transfer uang online, ada beberapa fitur yang bisa dimanfaatkan dengan PayPal.

Pembayaran online – salah satu fitur utama PayPal adalah fitur pembayaran online. Bila di awal-awal peluncuran PayPal hanya bisa digunakan untuk melakukan pembayaran di e-commerce, saat ini kamu bisa membayar atau mengirimkan uang via PayPal kepada siapapun yang kamu inginkan.

Kamu bisa melakukan ini dengan fitur Send and Request Money yang terdapat di dalam akun PayPalmu. Selain itu tentu saja, sebagaimana fitur pertamanya, kamu selalu bisa membayar barang di e commerce dengan PayPal, tentu saja bila memang kompatibel.

Menerima uang secara online – bukan hanya mengirim dan membayarkan sejumlah uang online, kamu juga bisa menerima sejumlah uang secara online dengan menggunakan PayPal. Siapapun bisa mengirimkan uang via PayPal selama mengetahui email addressmu, yang tentunya harus terkoneksi dengan akun PayPal yang kamu punya.

Biaya kirim – nah salah satu point penting adanya PayPal adalah dengan biaya kirim yang jauh lebih murah. Bagi kamu yang mengirimkan uang secara personal, baik kepada teman ataupun keluarga di satu wilayah, tidak ada biaya kirim yang harus kamu bayarkan.

Meski demikian PayPal mengenakan biaya kirim apabila kamu melakukan pembayaran komersil ataupun pembayaran antar negara tertentu. Lebih lengkap lagi berikut ini adalah biaya transaksi yang dikenakan oleh PayPal kepada penggunanya.

  1. Biaya kirim uang
    • Pengiriman domestik (pribadi) – Gratis
    • Pengiriman antar negara Eropa (pribadi) – Gratis
    • Pengiriman cross border antar negara di AS, Kanada, Eropa Utara, wilayah Eropa I dan II (pribadi) – 1,99 EUR.
    • Pengiriman cross border di wilayah negara lain selain poin c (pribadi) – 3,99 EUR.
  2. Berjualan menggunakan PayPal (Komersil)
    • Memasukkan PayPal sebagai pilihan pembayaran – tidak ada biaya bulanan, namun dikenai biaya 3,4% hingga 1,7% + 0,35 EUR per transaksi berdasarkan total penjualan.
    • Menambahkan tombol PayPal di website yang kamu punya – tidak ada biaya bulanan, namun dikenai biaya 3,4% hingga 1,7% + 0,35 EUR per transaksi berdasarkan total penjualan.
    • Mengirimkan invoices yang customizable tidak ada biaya bulanan, namun dikenai biaya 3,4% hingga 1,7% + 0,35 EUR per transaksi berdasarkan total penjualan.
    • Penerimaan donasi – tidak ada biaya bulanan, namun dikenai biaya 3,4% hingga 1,7% + 0,35 EUR per transaksi berdasarkan total penjualan.
    • Transaksi internasional – terdapat biaya tambahan untuk konversi mata uang serta pembayaran lintas negara.

Mengapa Harus Menggunakan PayPal?

Memang sih saat ini adabanyak sistem pembayaran online yang bisa kamu pilih, dan bahkan banyak yang diantaranya memiliki fitur dompet digital. Meski demikian ada beberapa keuntungan PayPal yang ternyata tidak dimiliki oleh fintech lain loh.

Diterima secara luas – kelebihan PayPal yang pertama, berkaitan dengan usianya yang cukup tua. Dengan usia PayPal yang sudah tua ini, keberadannya sudah diterima secara luas. Bahkan diketahui saat ini sudah ada ribuan situs yang menerima pembayaran via PayPal.

Proteksi penipuan – selain itu sistem keamanan terhadap user yang dimiliki PayPal termasuk nomor wahid loh. Salah satu fitur keamanan yang banyak diapresiasi dari PayPal adalah proteksi penipuan. Sebagai seorang penjual, kamu dimungkinkan untuk tetap menerima uang dari pembeli, meskipun ada klaim dari pembali kalau barangmu tidak diterima.

Syaratnya mudah kok, selama kamu bisa memberikan bukti kepada pihak PayPal bahwa kamu telah mengirimkan barang yang dimaksud oleh si pembeli, maka PayPal akan tetap memproses pembayaran tersebut.

Proteksi pencurian data – dengan sistem yang begitu mudah, dimana kamu tidak perlu memasukkan data detil kartu kredit dan nomor CCV setiap kali melakukan transaksi, kamu tidak perlu khawatir karena website tersebut tidak akan menyimpan data kartu kredit tersebut.

Karena setiap kali kamu ingin membeli barang menggunakan PayPal, kamu cukup melakukan log in ke dalam akun PayPal dan memasukkan password atuapun nomor ponsel dan PIN PayPal mu saja.

Praktis – dalam beberapa kesempatan, PayPal memiliki fitur one touch payments dimana PayPal akan terus log in di dalam komputer pribadimu. Sehingga setiap kali melakukan transaksi kamu tidak perlu memasukkan detil akun PayPal mu.

Salah satu perusahaan pembayaran online terbesar – hingga saat ini boleh dibilang PayPal merupakan salah satu perusahaan pembayaran online terbesar dengan reputasi yang tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hingga saat ini PayPal telah memiliki lebih dari 267 juta pengguna akun aktif, dengan availabilitas di lebih dari 19 juta merchants diseluruh dunia. Selain itu PayPal juga sudah mendukung lebih dari 100 mata uang.

Menariknya mulai tahun 2017 PayPal membuat gebrakan luar biasa dengan memberikan bantuan keuangan sejumlah US$ 3,7 juta kepada berbagai lembaha nonprofit dan yayasan amal setiap tahunnya.

Cocok digunakan bagi start up baru – mengapa PayPal cocok digunakan bagi para pengusaha baru? Hal ini berkaitan dengan beberapa sifat PayPal di atas yakni PayPal yang dikenal luas, mudah dipasang, dan biayanya murah.

Kamu yang masih dalam tahap tes ide bisnis bisa menggunakan PayPal dalam menjual produk. Bila produkmu sukses, ya lanjut saja! Namun bila produkmu gagal, kamu bisa segera beralih dengan kerugian yang relatif kecil tentu saja!

Bagaimana Cara Menggunakan PayPal?

Pertanyaan selanjutnya tentu saja adalah bagaimana cara menggunakan PayPal. Apalagi bagi kamu yang awam dan sama sekali buta terhadap berbagai sistem pembayaran online, termasuk PayPal.

Membuat akun PayPal – pertama-tama tentu saja kamu harus membuat akun PayPal mu sendiri. Caranya adalah dengan membuka situs PayPal.com dan langsung memilih pilihan SignUp. Nantinya situs akan meminta kamu memasukkan data diri dengan data kartu kredit atau debitmu.

Membayar menggunakan PayPal – setelah akunmu terdaftar, tentu saja kamu bisa langsung membayar apapun yang kamu beli secara online dengan menggunakan PayPal. Hal yang perlu kamu perhatikan hanyalah pilihan pembayaran menggunakan PayPal di situs e commerce tempatmu membeli barang.

Khusus untuk melakukan pembayaran ini, memang tidak semua perusahaan telah bekerja sama dengan PayPal (tentu saja). Namun menurut kami hingga saat ini PayPal merupakan salah satu perusahaan pembayaran yang memiliki partnership yang sangat banyak di seluruh dunia.

Hal lain yang bisa dilakukan dengan PayPal – selain melakukan pembayaran setidaknya ada beberapa hal mendasar (namun cukup bermanfaat) lainnya yang bisa kamu gunakan dengan menggunakan akun PayPal yang kamu punya.

  1. Kamu bisa melakukan transfer sejumlah uang dari akun bank milikmu ke dalam akun PayPal yang kamu punya.
  2. Kamu bisa mendapatkan sejumlah uang cash dari kartu kredit ataupun mendepositkan sejumlah uang dari sana ke dalam akun PayPal yang kamu punya.
  3. Kamu bisa melakukan transfer uang dari akun PayPal yang kamu punya ke akun PayPal orang lain.
  4. Selain itu kamu juga bisa melkukan transfer sejumlah uang dari akun PayPal yang kamu punya ke akun tabungan yang kamupunya.
  5. Kamu juga bisa melakukan pengecekan saldo PayPal yang kamu punya via email yang kamu daftarkan.
  6. Terakhir kamu juga bisa mendapatkan kartu debit PayPal untuk melakukan pembayaran secara offline, yang juga langsung terkoneksi dengan akun PayPalmu.

Keuntungan Menggunakan PayPal dalam Bertransaksi

Sebagai salah satu metode transaksi online yang berusia cukup tua, tentu ada beberapa kelebihan serta kekurangan di dalamnya. Pertama-tama yuk kita bahas kelebihan dari PayPal yang bisa kamu pertimbangkan.

Memiliki banyak metode pembayaran – salah satu kelebihan PayPal yang tidak banyak dimiliki oleh fintech transaksi online lainnya adalah memiliki berbagai macam metode pembayaran di dalam satu platform.

Dengan ini tentu kamu bisa menawarkan metode pembayaran yang amat beragam, kombinasi berbagai metode milik PayPal serta metode lainnya. Misalnya kamu bisa enawarkan PayPal, Venmo, PayPal Credit, serta pembayaran kartu debit dan kartu kredit di dalam toko online ataupun toko offline yang kamu punya.

Memiliki beragam penawaran menarik – menarik bagi siapa? Tentunya menarik bagi para konsumen dari tokomu. Karena dalam beberapa kesempatan, PayPal berani loh menawarkan diskon-diskon shipping yang tidak kecil nilainya.

Dengan diskon yang ada kamu bisa memanfaatkan promo ini sebagai cara menarik minat konsumen untuk berbelanja di tokomu. Meski tidak mendapatkan manfaat langsung, setidaknya cara inibisa meningkatkan jumlah konsumen yang berbelanja ditokomu.

Banyak partnership – sebagai salah satu perusahaan tertua, tentu ada banyak kerjasama yang dilakukan oleh PayPal kepada third party yang ada, misalnya Wix hingga Intuit QuickBooks. Dengan adanya kerjasama ini, kamu sebagai pengusaha bisa memanfaatkannya loh.

Beberapa kerjasama yang dilakukan PayPal diketahui bisa membantu para pebisnis, terutama yang masih baru, dalam mengembangkan bisnisnya. Mulai dari membuat, upgrading, hingga manajemen perusahaan dan manajemen keuangan.

Bayangkan, hanya karena kamu memanfaatkan jasa PayPal, kamu mendapatkan banyak keuntungan dari beberapa perusahaan yang telah bekerja sama dengan PayPal. Artinya sekali pancing, kamu mendapatkan banyak ikan.

Biaya administrasi yang serba murah – nah bila kebanyakan keuntungan di atas berlaku bagi para penjual. Saatnya kami membahas keuntungan yang bisa didapatkan bagi para pemegang akun PayPal yang ingin berbelanja.

Keuntungan pertama adalah biaya administrasi yang murah, karena sistem PayPal memungkinkan berbagai biaya yang tadinya ada (di sistem pembayaran konvensional) menjadi terpotong.

Sebut saja bunga, bahkan PayPal pernah membuat gebrakan baru ketika membuka pilihan pembayaran tanpa bunga. Syaratnya pun mudah kok, selama kamu memiliki nilai pembelian lebih dari US$ 99 dan pembayarannya kurang dari 6 bulan, kamu berhak atas keuntungan ini.

Lebih dari itu PayPal juga tidak menerapkan biaya bulanan, apalagi tahunan, bagi para pemegang akunnya. Berbeda dengan orang-orang yang memiliki kartu kredit dimana mereka biasanya ditagih biaya maintenance yang cukup terasa sih.

Dikenal luas – nah lagi-lagi istilah ini keluar. Tapi ya memang sih PayPal boleh dibilang merupakan perusahaan besar yang dikenal luas di dunia. Implikasinya adalah kepercayaan masyarakat terhadap brand PayPal menjadi tinggi.

Dampak langsung yang bisa kamu nikmati tentu saja sebagai seorang penjual, kamu bisa meningkatkan konversi dari pengunjung situs toko online mu. Percaya deh, benefit ini yang mungkin tidak kamu dapatkan bila menggunakan sistem pembayaran online lainnya.

Kekurangan Menggunakan PayPal di dalam Bertransaksi

Meski memiliki banyak keuntungan yang menggiurkan, sebelum benar-benar memutuskan memanfaatkan jasa PayPal kamu harus membaca kerugian di balik penggunaannya. Berikut ini adalah beberapa kerugian penggunaan PayPal.

Proteksi penjual relatif rendah – dibandingkan dengan beberapa pesaingnya, diketahui ternyata proteksi PayPal terhadap para penjual cukup rendah loh. Ada banyak kasus dimana para pembeli berhasil mengakali sistem.

Tujuannya tentu saja agar bisa mendapatkan barang dengan gratis. Kebanyakan dari para pencuri ini biasanya memanfaatkan penjualan barang-barang digital atau intangible dimana si penjual tidak perlu melakukan shipping kepada pembeli.

PayPal sendiri menerapkan sistem keamanan dimana penjual ‘wajib memberikan bukti shipping’ ketika ada pembeli yang mengklaim barang yang dibeli tidak sampai. Sementara untuk jenis barang di atas tentu saja penjual akan kesulitan dalam memberikan bukti shipping.

Hingga akhirnya banyak pembeli (pencuri) yang uangnya dikembalikan oleh PayPal, hasil akhirnya tentu saja barang gratis. Bila dibiarkan bukan tidak mungkin akan semakin banyak orang yang mampu mengakali sistem PayPal dan mendapatkan barang gratis dengan cara haram ini.

Keterbatasan kustomisasi – meski memiliki banyak kemitraan, sudah diketahui sejak lama bahwa PayPal memiliki sistem yang terbatas dalam hal pengembangan dan kustomisasi. Hal ini merupakan salah satu kekurangan yang cukup sering ditunjuk oleh para ahli.

Misalnya saja bila kamu ingin menambahkan satu fitur third party yang bisa bermanfaat bagi bisnismu, namun di sisi lain PayPal tidak bekerja sama dengan perusahaan tersebut. Nah hal ini akan membuatmu sulit sendiri hingga akhirnya bahkan tidak bisa menggunakan fitur tambahan tersebut.

Risiko kegagalan tinggi – pada kasus-kasus tertentu penggunaan PayPal yang berlebihan justru meningkatkan risiko gagalnya bisnis yang sedang kamu kembangkan. Nah kok bisa, padahal di atas telah dijelaskan berbagai keuntungannya?

Jadi seperti yang telah diketahui karena kemudahan, kepraktisan, dan brand trust yang dimiliki PayPal, banyak perusahaan muda yang menggunakan PayPal sebagai metode pembayarannya. Lebih lagi karena keterbatasan dana, banyak diantara perusahaan ini yang menggunakan PayPal sebagai satu-satunya metode pembayaran di perusahaan mereka.

Hal ini memang baik karena di satu sisi bisa meningkatkan nilai perusahaan secara cepat. Namun ketika terjadi kegagalan sistem pada PayPal, maka perusahaan yang hanya memanfaatkan jasa PayPal ini akan langsung hancur seketika.

Karena mereka tidak memiliki back up sistem pembayaran, dan bisa jadi pula banyak sumber daya keuangan mereka yang diletakkan di sana. Di sinilah salah satu risiko terbesar yang mungkin dihadapi oleh para pebisnis pemulaini.

Seberapa Aman Penggunaan PayPal bagi Pembeli?

perlindungan pembeli paypal

Bila melihat kerugian yang ada, ternyata penggunaan PayPal menjadi mengkhawatirkan ya? Nah bisa jadi demikian, tapi tunggu sampai kamu selesai membaca keamanan penggunaan PayPal untuk membeli barang di internet.

Secara garis besar ada beberapa bentuk proteksi yang telah diberikan PayPal kepada para usernya. Proteksi ini mencakup proteksi terhadap penipuan, enkripsi digital, hingga masking informasi finansial pembeli dari penjual.

Dari ketiga proteksi ini seharusnya memang kamu bisa menggunakan PayPal dengan cukup percaya diri dan tanpa rasa waswas. Bahkan bila terjadi permasalahan pada proses pembelian, pembeli bisa melayangkan protes.

Dalam hal ini PayPal akan bertindak sebagai mediator antara pihak pembeli maupun penjual. Berbagai permasalahan yang ditemui, seperti kehilangan paket, kerusakan paket, atau kesalahan pengiriman paket biasanya akan dibantu penyelesaiannya oleh PayPal.

Secara lebih detil berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan sebagai pembeli apabila terjadi permasalahan terhadap pembelian barang menggunakan PayPal:

  1. Pembeli memiliki hak untuk protes melalui akun PayPal dan diharapkan untuk berkomunikasi secara langsung kepada pihak penjual untuk mencari jalan keluar terlebih dahulu. Perlu diingat, proses resolusi paling lama diklaim atau dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan (180 hari) sejak petama kali pembeli melakukan pembayaran.
  2. Bila pihak penjual tidak menjawab gugatan dari pembeli, atau bila jawaban yang diberikan oleh penjual dianggap tidak memuaskan bagi si pembeli, maka pihak pembeli bisa meningkatkan tahapannya dari protes menjadi pengajuan klaim.
  3. Ketika pembeli sudah mengajukan klaim, maka pihak PayPal akan melakukan investigasi. Disinilah kemudian baik pihak pembeli ataupun penjual akan diminta dokumen-dokumen yang terkait dengan transaksi bermasalah tersebut.

Nah dengan cara inilah kemudian para pembeli yang menggunakan fitur dari PayPal bisa dilindungi dari penipuan.

Meski demikian sistem semacam ini diketahui mengundang banyak kritik dari banyak kalangan, terutama bagi para pemerhati keamanan transaksi online. Karena sistem ini cenderung menguntungkan pihak pembeli.

Seperti yang telah kami jelaskan di atas, ketika pembeli memahami celah untuk mengakali sistem milik PayPal. Ada kemungkinan pembeli mengajukan klaim palasu terhadap pembelian barang yang dilakukan sehingga pihak penjual dirugikan.

Nah loh! Lalu bagiamana?

Bagaimana Keamanan PayPal bagi Penjual?

perlindungan penjual paypal

Meski tidak se-mutakhir proteksi terhadap pembeli, PayPal juga memiliki sistem khusus yang dimaksudkan untuk menunjang keamanan transaksi bagi para penjual yang memanfaatkan jasa PayPal.

Sebelum bicara proteksi penjual, kamu harus memahami terlebih dahulu bahwa PayPal sendiri mengkategorikan para pembelinya menjadi tiga kategori khusus yakni Eligible, Not Eligible, dan Partially Eligible.

PayPal menerapkan sistem dimana penjual hanya bisa melakukan klaim pada kasus transaksi yang dilakukan terhadap pembeli eligible dan partially eligible. Di luar itu maka klaim yang kamu ajukan sebagai penjual mungkin tidak akan digubris oleh PayPal.

Nah setelah melakukan penjualan hanya kepada kedua kategori tersebut, ada beberapa persyaratan khusus yang perlu dipenuhi agar klaim yang kamu berikan bisa diproses oleh pihak PayPal. Beberapa ketentuan tersebut adalah:

  1. Alamat pengiriman tercantum di dalam laman detil transaksi.
  2. Barang yang dijual haruslah barang-barang fisik atau tangible yang bentuk fisiknya bisa dikirimkan. Dengan kata lain barang-barang digital yang tidak memiliki bentuk fisik tidak dijamin perlindungannya oleh PayPal.
  3. Berikan dokumen yang diminta oleh pihak PayPal paling lama dalam 10 hari kerja.
  4. Alamat permanen yang kamu miliki haruslah berada di wilayah Amerika Serikat.

Duh duh, meski proteksi yang diberikan bisa memberikan kemyamanan, tapi kalau dilihat-lihat syaratnya ternyata cukup memberatkan ya. Apalagi PayPal mensyaratkan penjual haruslah memiliki domisili di Amerika Serikat.

Meski demikian, menurut kami penggunaan PayPal di dalam transaksi masih layak untuk dipertimbangkan. Mengingat kelebihannya yang amat banyak dan tentu saja beberapa tidak dimiliki oleh perusahaan lain yang sejenis.

Selain itu perlu kami ingatkan pula, sebagai pembeli jangan pernah menjadikan PayPal satu-satunya metode pembayaran di toko yang kamu punya. Tapi milikilah metode pembayaran lain, sehingga ketika terjadi masalah pada PayPal, kamu memiliki sistem cadangan agar usahamu tidak serta meta kolaps dan bangkrut!

Penutup

Itulah tadi artikel lengkap mengenai apa itu PayPal dan bagaimana cara kerja PayPal. Semoga kamu bisa memahami dan siapa tahu berminat mendaftarkan diri sebagai user PayPal, baik sebagai pembeli ataupun penjual barang.

Baca Juga Ide Bisnis Tokcer 2019, Tips Bisnis Online Paling Yahud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *