fbpx

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat ATM CIMB Niaga

BPJS yang merupakan singkatan dari Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial merupakan suatu badan yang berdiri dan diresmikan di zaman pemerintahan bapak Susilo Bambang Yudhoyono. Tepatnya diresmikan pada tanggal 31 Desember 2013 dan beroperasi efektif 1 Januari 2014.

Sudah sejak 5 tahun terakhir itulah BPJS dengan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatannya bekerja keras dalam menjamin kesejahteraan sosial seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

BPJS Ketenagakerjaan melalui program-program pensiun dan yang terkait dengan bidang pekerjaan, serta BPJS Kesehatan yang bekerja dengan cara memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses biaya terhadap kesehatan.

Bukan tanpa masalah, BPJS sejak awal berdiri sudah dihadapkan dengan berbagai polemik dan penentangan dari berbagai lapisan masyarakat. Masalah sistem, manajemen, dan masalah kehalalan yang beberapa kali dimunculkan bahkan membuat masyarakat sangsi terhadap BPJS.

Meski demikian perlahan BPJS Kesehatan sukses berbenah dan malah menelurkan berbagai inovasi yang kami anggap cukup baik. Salah satu inovasi yang patut kita apresiasi misalnya adalah kemudahan pembayaran iuran saat ini bila dibandingkan dengan masa lalu.

Bila di masa lalu kamu hanya bisa membayar BPJS di lokasi-lokasi tertentu saja, saat ini kamu bisa melakukan pembayaran secara remote alias jarak jauh. Lebih spesifik lagi bahkan kamu bisa bayar BPJS via ATM CIMB Niaga.

Wah menarik ya untuk dibahas!

Tapi Berapa Iuran Bulanan BPJS Kesehatan?

Sebelum kita lebih jauh membahas cara bayar BPJS Kesehatan Lewat ATM CIMB Niaga, ada baiknya kami pertama-tama menjawab pertanyaan yang barangkali menjadi pertanyaanmu juga. Berapa sih iuran bulanan BPJS Kesehatan sebenarnya?

Untuk menjawab pertanyaan ini, hal pertama yang harus kamu ketahui adalah ketika seorang kepala keluarga melakukan pembayaran iuran maka secara otomatis ia akan membayar anggota keluarga yang lain.

Artinya jumlah total biaya yang harus dibayarkan oleh seseorang adalah tergantung dari jumlah orang yang terdaftar di BPJS sesuai dengan Kartu Keluarga. Misalnya kamu merupakan kepala keluarga dengan 1 istri dan 4 anak, maka kamu harus membayarkan iuranmu dikali dengan 6 orang (sesuai dengan KK).

Lalu berapa biaya yang dibayarkan? Untuk biaya yang dibayarkan pun bergantung dari jenis kelas yang kamu ikuti ketika awal mendaftarkan diri sebagai peserta dari BPJS Kesehatan.

Kelas yang pertama atau yang paling tinggi merupakan BPJS Kesehatan kelas 1. Kamu yang menerima manfaat dari BPJS Kesehatan kelas 1 ini wajib membayar iuran bulanan sejumlah Rp 80.000,- per bulan per kepalanya.

Bila biaya Rp 80.000,- ini menurutmu masih teralalu mahal, maka kamu bisa mengikuti BPJS Kesehatan Kelas 2. Kamu yang ikut di dalam kelas 2 ini bisa membayarkan uang iuran bulanan BPJS sejumlah Rp 51.000,- per bulannya loh!

Kalau Rp 51.000,- masih terlalu mahal juga, maka kami sarankan kamu untuk mengikuti BPJS Kesehatan kelas 3. Dengan mengkikuti BPJS Kesehatan kelas 3 ini kamu diwajibkan membayar biaya bulanan iuran BPJS sejumlah Rp 25.500,- per bulan per kepalanya!

Selain dari ketiga jenis iuran tersebut, ada pula beberapa biaya tambahan yang nantinya harus kamu tambahkan ketika melakukan pembayaran BPJS Kesehatan di ATM. Biaya tambahan tersebut adalah biaya denda (bila ada) dan biaya naik kelas rawat inap (bila ada).

Biaya denda merupakan biaya yang sifatnya wajib dibayarkan oleh para penerima manfaat BPJS yang lupa ataupun sengaja tidak membayar iuran dalam jangka waktu tertentu 45 hari setelah kartu BPJS nya teraktivasi.

Biaya yang harus dikeluarkan oleh orang yang terkena denda adalah 2,5% x jumlah bulan tunggakan x biaya rawat inap diagnosis terakhir yang menggunakan BPJS. Biaya ini bisa jadi sangat besar bila bulan tunggakan dan biaya rawat inapnya memang besar.

Meski demikian BPJS kesehatan sudah menyiapkan mekanisme untuk berjaga-jaga. Agar biaya denda tidak teralalu besar, BPJS Kesehatan sudah menetapkan bahwa bulan tunggakan maksimal yang bisa dikenai adalah 12 bulan dan biaya denda maksimal yang bisa dikenai adalah Rp 30 juta!

Sementara itu biaya naik kelas rawat inap merupakan biaya yang harus dikeluarkan apabila kamu ingin mendapatkan pelayanan lebih tinggi dari kepesertaan BPJS mu. Misalnya kamu yang di kelas I bisa meminta naik kelas ke VIP, dengan membayar maksimal 75% biaya INA-CBG kelas I.

Sementara itu kamu yang berada di kelas II berhak naik kelas ke kelas I dengan syarat membayar selisih biaya kelas II dan I. Kamu pun berhak naik ke kelas VIP dengan syarat membayar selisih biaya kelas II dan I ditambah membayar maksimal 75% biaya INA-CBG kelas I.

Kamu yang berada di kelas III bisa naik ke kelas II ataupun I dengan syarat membayar selisih biaya kelas III dengan II atau I. Sementara itu bila ingin naik ke kelas VIP maka kamu harus membayar selisih biaya kelas III dengan I ditambah membayar maksimal 75% biaya INA-CBG kelas I.

Biaya INA-CBG maksudnya adalah biaya yang harus dibayarkan selain biaya kamar, yang mencakup tindakan perawat dan dokter. Misalnya pemasangan infus, pemberian obat-obat tambahan, hingga visit atau kunjungan dokter setiap harinya.

Lalu bagaimana cara bayar BPJS Kesehatan Lewat ATM CIMB Niaga? Ini dia yang ditunggu-tunggu!

Langkah-Langkah Pembayaran BPJS Kesehatan Lewat ATM CIMB Niaga

Untuk bisa melakukan pembayaran iuran bulanan BPJS Kesehatan menggunakan kartu debit CIMB Niaga, kamu bisa mengikuti beberapa langkah mudah di bawah ini:

  1. Pertama-tama tentu saja kamu harus mencari mesin ATM yang kompatibel alias sesuai dengan kartu debit CIMB Niaga yang kamu punya. Karena bila tidak, seringkali tidak semua fitur transaksi akan bisa kamu akses. Akibatnya bisa-bisa kamu tidak dapat melakukan pembayaran BPJS Kesehatan deh. Tapi tenang, bagi kamu yang sulit menemukan ATM CIMB Niaga kami sarankan untuk mengikuti salah satu dari dua saran kami berikut:
    • Pertama kamu bisa mencari jaringan ATM yang sama dengan CIMB Niaga. Ciri-cirinya adalah kamu bisa menemukan logo bank CIMB Niaga bersamaan dengan logo bank lainnya di depan mesin ATM tersebut.
    • Apabila kamu masih sulit menemukan mesin ATM jejaring CIMB Niaga kamu bisa melakukan cara yang kedua ini. Cara ini adalah dengan mengganti kartu debit CIMB Niaga yang kamu punya dengan kartu debit CIMB Niaga baru yang memiliki logo GPN alias Gerbang Pembayaran Nasional. Dengan kartu debit berlogo GPN, kamu bisa dengan mudah memanfaatkan ATM dari berbagai macam bank di Indonesia menggunakan kartu debit CIMB Niaga mu! Meski demikian untuk menukarkan kartu GPN tentu kamu harus menyediakan waktu sebelumnya untuk datang ke kantor cabang CIMB Niaga terdekat dengan rumahmu.
  2. Bila kamu sudah menemukan mesin ATM yang bisa digunakan, kamu bisa langsung memasukkan kartu debit CIMB Niaga yang kamu punya dan pilihlah Bahasa Indonesia agar lebih mudah. Kemudian masukkan pin dari kartu debitmu.
  3. Setelah itu kamu bisa langsung masuk ke dalam menu pembayaran BPJS. Caranya pertama-tama adalah dengan mencari menu Bayar / Beli di laman paling depan dan kemudian kembali masuk ke dalam menu Di dalam menu lainnya tersebut lah kemudian kamu harus mencari submenu BPJS dan kemudian BPJS Kesehatan.
  4. Bila sudah tekan submenu BPJS Kesehatan dan pilihlah Individu apabila kamu bermaksud untuk membayarkan tagihan bulanan BPJS mu dan keluargamu. Sementara kamu yang merupakan pemberi kerja bisa memilih pilihan Badan Usaha untuk melakukan pembayaran iuran tagihan BPJS para karyawanmu.
  5. Setelah itu masukkanlah Nomor Virtual Account dari BPJS yang pertama kali diberikan pada saat melakukan pendaftaran BPJS. Kamu juga bisa memasukkan angka yang ada di kartu BPJS mu.
  6. Setelah itu masukkanlah jumlah bulan yang ingin kamu bayarkan iurannya. Kamu cukup menekan angka sesuai dengan jumlah bulan yang ingin dibayar.
  7. Setelah menekan angka tersebut kamu akan langsung masuk ke dalam laman konfirmasi yang berisi data-data terkait pembayaran iuran bulanan BPJS mu. Periksa kembali data-data tersebut, dan bila sudah benar kamu bisa langsung melanjutkan transaksi dengan menekan tombol Ya atau Benar.
  8. Setelah itu tunggu selama beberapa saat mesin ATM melakukan pemrosesan transaksi. Bila sudah biasanya mesin akan mengeluarkan struk bukti pembayaran yang harus kamu simpan untuk berjaga-jaga.
  9. Selesai! Proses pembayaran BPJS Kesehatan lewat ATM CIMB Niaga sudah selesai dan jangan lupa ambil kartu debitmu kembali!

Dengan 9 langkah mudah ini kamu sudah bisa melakukan pembayaran iuran bulanan BPJS Kesehatanmu deh.

Bagi kamu yang bertanya-tanya mengenai pembayaran BPJS menggunakan m-banking CIMB Niaga, sayang sekali karena kami belum menemukan informasi yang sesuai mengenai hal tersebut.

Lagipula memang kerjasama yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan dan CIMB Niaga baru seumur jagung. Barangkali kedepannya akan lebih banyak fitur yang bisa dimanfaatkan nasabah CIMB Niaga untuk membayarkan tagihan BPJS nya.

Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *