fbpx

Cara Bayar BPJS Kesehatan Lewat ATM Danamon

BPJS merupakan badan penjamin kesejahteraan sosial yang diresmikan pada masa pemerintahan bapak Susilo Bambang Yudhoyono. BPJS sendiri bergerak secara masif melalui dua juluran tangannya yakni BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

BPJS Kesehatan sendiri merupakan transformasi dari Askes alias Asuransi Kesehatan yang memiliki lingkup nasional. Fungsinya bahkan sama persis yakni menjamin akses biaya kesehatan masyarakat di seluruh Indonesia.

Memang sejak awal kemunculannya BPJS Kesehatan sudah menuai banyak sekali pro dan kontra. Mulai dari sistemnya yang dinilai cacat, manajemennya yang dinilai kurang mengerti persoalan, hingga pernah suatu kali BPJS dituduh sebagai produk yang haram.

Meski demikian tidak dapat dipungkiri bahwa BPJS sejak dulu pertama kali diluncurkan dan diresmikan sudah banyak berjasa bagi masyarakat di Indonesia. BPJS sudah memastikan banyak orang mendapatkan hak hidup dan sehatnya di Indonesia.

Sementara itu permasalahan-permasalahan yang muncul pun satu persatu diselesaikan oleh pihak BPJS sehingga kemudian BPJS semakin maju dan memiliki beragam inovasi yang memudahkan para penggunanya.

Salah satu kemudahan yang ditawarkan oleh BPJS saat ini adalah kemudahan pembayaran iuran bulanannya. Bila di awal-awal kemunculannya kamu harus pergi ke kantor BPJS atau loket-loket resmi pembayaran untuk membayar iuran bulanan BPJS, tidak halnya dengan saat ini.

Saat ini BPJS sudah didukung oleh banyak bank di Indonesia sehingga memungkinkan bagi para penggunanya untuk membayar iuran via ATM. Lebih spesifik lagi kami akan membahas cara bayar BPJS Kesehatan lewat ATM Danamon, yuk disimak aja!

Tapi Berapa sih Iuran Bulanan BPJS?

Iuran bulanan BPJS

Pertanyaan di atas ini barangkali menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Berapakah jumlah iuran bulanan BPJS? Sebelum kamu membaca cara bayar BPJS Kesehatan lewat ATM Danamon memang ada baiknya kamu belajar iuran bulanan BPJS di bawah ini.

Perlu diketahui meski dalam satu keluarga iuran hanya dibayarkan oleh Kepala Keluarga (berdasarkan Kartu Keluarga), tetap saja biaya yang dibayarkan bergantung dari jumlah anggota keluarga yang terdaftar di BPJS.

Misalnya kamu yang memiliki 1 orang istri dengan 3 orang anak, tentu memiliki 5 orang anggota keluarga bukan. Maka setiap bulannya kamu harus membayarkan iuran total untuk 5 orang tersebut. Tapi berapa jumlah yang harus dibayarkan?

Jumlah yang harus dibayarkan sendiri bergantung dari jenis kelas yang dipilih oleh pengguna BPJS masing-masing. Kamu yang ikut BPJS di kelas 1 harus membayarkan iuran bulanan sejumlah Rp  80.000,- per kepala per bulannya.

Sementara itu di bawahnya ada iuran bagi kamu yang mengikuti BPJS Kelas 2. Biaya yang harus dibayarkan bagi kamu yang mengikuti BPJS Kelas 2 adalah sejumlah Rp 51.000,- per kepala per bulannya.

Bila jumlah Rp 80.000,- dan Rp 51.000,- ini masih terlalu mahal bagi kamu dan kondisi keuanganmu, maka kamu bisa ikut ke dalam BPJS Kelas 3. Untuk kamu yang berada di kelas 3 bisa membayarkan iuran bulanan sejumlah Rp 25.500,- per kepala per bulannya.

Murah bukan?

Biaya tersebut bisa jadi murah, hanya jika kamu tidak memiliki tunggakan iuran ya. Karena BPJS juga menerapkan sistem denda bagi para penunggak. Alasannya adalah agar muncul rasa keadilan dan kesadaran untuk membayar bagi para penerima manfaat BPJS yang masih seringkali lupa apalagi malas membayar biaya bulanan.

Biaya denda yang harus kamu bayarkan adalah 2,5% x jumlah bulan tertunggak x biaya rawat inap dari diagnosis terakhir. Nah kalau dilihat dari rumus di atas, biaya tunggakan ini tidak bisa disepelekan loh, bahkan bisa membengkak melebihi gaji bulananmu.

Meski demikian untuk mencegah hal-hal semacam itu, BPJS Kesehatan telah memberlakukan aturan khusus dimana jumlah bulan tertunggak makasimal adalah 12 bulan dan jumlah tunggakan maksimal adalah Rp 30 juta.

Lewat dari kedua batas tersebut, maka kamu dianggap tertunggak 12 bulan, atau lebih parah lagi kamu akan dikenai dendan Rp 30 juta bila denda aslimu sudah melebihi Rp 30 juta (walaupun belum tertunggak 12 bulan).

Selain biaya tunggakan ada pula biaya naik kelas. Misalnya kamu yang berada di kelas I dan ingin naik ke kelas VIP tentu diwajibkan membayar biaya tambahan. Biaya tambahan tersebut adalah sejumlah (maksimal) 75% dari total biaya INA-CBG kelas I.

Sementara kamu yang berada di kelas II dan ingin naik ke kelas I cukup membayar selisih biaya rawat inap antar kelas. Tapi bila berada di kelas II dan ingin naik jauh langsung ke VIP, kamu harus membayar selisih rawat inap kelas II dan I ditambah dengan biaya (maksimal) 75% biaya INA-CBG kelas I.

Terakhir kamu yang berada di kelas III bila ingin naik ke kelas II atau I cukup membayar selisih biaya rawat inap kelas III dan II atau I. Namun bila ingin naik ke kelas VIP, kamu harus menambahkannya dengan biaya (maksimal) 75% biaya INA-CBG kelas I.

Setelah memahami seluruh rincian biaya di atas, barulah kamu bisa lanjut membaca cara bayar BPJS Kesehatan lewat ATM Danamon di bawah ini.

Langkah Membayar BPJS Kesehatan Lewat ATM Danamon

Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk melakukan pembayaran tagihan bulanan BPJS mu.

  1. Pertama-tama tentu saja kamu harus mencari lokasi ATM Danamon yang paling dekat dengan tempat tinggalmu. Alasannya karena biasanya fitur transaksi ATM hanya terbuka sesuai dengan kartu debit yang digunakan. Kamu yang menggunakan kartu debit Danamon di ATM Bank lain biasanya hanya bisa melakukan tarik tunai dan transfer saja. Meski demikian bila kamu sulit menemukan ATM Danamon dekat tempat tinggalmu ada cara lain yang bisa kamu coba loh.
    • Langkah pertama adalah dengan mencari mesin ATM yang memiliki satu jaringan dengan Danamon. Tanda-tandanya biasanya adalah terdapat logo Bank Danamon bersama dengan bank-bank nasional lainnya di depan mesin ATM tersebut. Bila memang ada gunakanlah mesin ATM tersebut.
    • Bila masih tidak ada, maka cara satu-satunya adalah dengan mengganti kartu debit Danamon yang kamu punya dengan kartu debit Danamon berlogo GPN alias Gerbang Pembayaran Nasional. Dengan menggunakan kartu debit Danamon berlogo GPN kamu bisa memanfaatkan seluruh mesin ATM milik bank lain untuk melakukan pembayaran BPJS!
  2. Setelah menemukan mesin ATM yang bisa digunakan kamu bisa langsung memasukkan kartu debit Danamon yang kamu punya. Kemudian masukanlah bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar ATM, dan terakhir kamu bisa langsung memasukkan nomor PIN dari kartu debit Danamon mu.
  3. Bila sudah barulah kamu bisa langsung masuk ke dalam menu pembayaran iuran BPJS. Caranya pertama-tama adalah dengan menekan pilihan Bayar / Beli, untuk kemudian memilih menu Lainnya dan kemudian kembali memasuki submenu BPJS hingga terakhir memasukin submenu BPJS Kesehatan.
  4. Setelah itu kamu bisa memilih Individu apabila kamu hanya ingin membayarkan iuran BPJS bulananmu saja, ataupun Badan Usaha apabila kamu merupakan seorang pemberi kerja yang ingin membayarkan iuran BPJS milik para karyawanmu.
  5. Setelah itu masukkanlah nomor virtual account BPJS yang kamu punya dan tekan ya atau Benar.
  6. Setelah itu mesin akan memintamu untuk memasukkan jumlah bulan yang ingin kamu bayarkan tagihannya. Kamu cukum memasukkan jumlah bulan sesuai dengan tagihan yang ingin kamu bayarkan, dan kemudian tekan Ya atau Benar.
  7. Setelah itu mesin ATM akan menampilkan laman konfirmasi yang berisi data-data seputar iuran BPJS yang akan kamu bayarkan. Pastikan bahwa seluruh data yang ditampilkan tersebut adalah benar, dan kemudian tekan Ya atau Benar.
  8. Bila sudah tunggu selama beberapa saat hingga mesin ATM memproses seluruh transaksimu. Setelah itu tunggu kembali hingga struk bukti pembayaran keluar, ambil dan simpanlah struk bukti pembayaran tersebut.
  9. Selesai! Seluruh proses telah selesai. Jangan lupa ambil kembali kartu debit Danamon yang kamu gunakan untuk bertransaksi.

Itulah tadi 9 langkah mudah yang bisa kamu lakukan untuk membayar BPJS Kesehatan lewat ATM Danamon. Bila kamu masih merasa kesulitan dengan langkah di atas, kami menyarankanmu untuk mencoba layanan Danamon Mobil loh.

Karena saat ini Danamon Mobile pun sudah mendukung pembayaran iuran bulanan BPJS. Langkah yang harus dilakukan pun kira-kira sama dengan langkah di atas, hanya saja jauh lebih mudah! Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *