Cara Bayar Tagihan Listrik di ATM BNI

Salah satu kemudahan yang saat ini bisa ditemukan adalah pembayaran berbagai macam tagihan dengan satu rekening tabungan saja. Berbeda dengan zaman dahulu ketika kita harus mendatangi loket untuk membayar berbagai macam tagihan.

Salah satu kemudahan yang bisa kamu nikmati misalnya adalah pembayaran tagihan listrik melalui ATM rekening BNI. Cara ini amatlah mudah, karena kamu tidak perlu lama-lama mengantri, dan bisa dilakukan di ATM BNI terdekat manapun.

Cara ini selain praktis tentu bisa dilakukan kapanpun, tidak harus menunggu waktu buka tutup loket tagihan rekening. Meski demikian perlu diingat bahwa setiap kegiatan transaksi di ATM membutuhkan biaya administrasi.

Cara Bayar Tagihan Listrik di ATM BNI untuk Pelanggan Listrik Pascabayar

meteran listrik

Agar sesuai dengan judul dari artikel ini, maka tips pertama yang akan kami berikan adalah khusus bagi pengguna layanan listrik PLN Pascabayar.  Berikut ini adalah langkah-langkah tagihan listrik di ATM BNI:

  1. Cari ATM BNI yang paling dekat dengan tempat tinggal kamu, kami menyarankan kamu agar menggunakan ATM yang memang sesuai dengan bank BNI alias ATM Berlogo Bank BNI.
    • Cara lain adalah dengan mencari ATM Bersama LINK yang bisa digunakan pula menggunakan kartu debit BNI. Meski demikian tetap ada kemungkinan fitur pembayaran tagihan listrik ini tidak bisa dimanfaatkan di mesin tersebut.
    • Alternatif kedua yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengganti kartu debit BNI yang kamu punya dengan kartu debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Dengan cara ini tentu kamu bisa memanfaatkan kartu debit BNI tersebut di seluruh jaringan ATM Bank Nasional. Sayangnya dengan cara ini kamu tentu harus repot-repot dulu ke kantor cabang BNI terdekat, dan kamu tentu tidak bisa membayar tagihan listrik secara mendadak.
  2. Masukkan kartu ATM BNI yang kamu punya ke dalam mesin ATM yang sudah kamu temukan tersebut.
  3. Kemudian masukkanlah PIN ATM sesuai dengan yang kamu punya, tekan Benar atau
  4. Setelah itu masuk ke dalam menu Pembayaran atau Pembelian, tergantung dari jenis mesin ATM yang kamu temukan saat itu. Kamu bahkan bisa langsung masuk ke dalam menu Pembayaran PLN di dalam ATM tersebut, yang lagi-lagi tergantung dari jenis mesin ATM nya.
  5. Setelah masuk ke dalam menu Pembayaran atau Pembelian pilihlah menu Pembayaran PLN.
  6. Di dalam menu pembayaran PLN ini kamu biasanya akan diberikan pilihan, pilihlah PLN Postpaid atau PLN Pascabayar.
  7. Masukkanlah 12 digit nomor ID Pelanggan yang kamu punya dan tekan Ya. Pastikanlah 12 digit ID pelanggan yang kamu masukkan adalah benar, sebisa mungkin catatlah 12 digit ID pelanggan yang ada di dalam meteran listrikmu. Bila salah memasukkan tentu saja nanti tagihanmu akan invalid atau malah bisa-bisa yang muncul adalah tagihan rumah orang lain.
  8. Setelah itu akan muncul jumlah tagihan yang harus kamu bayarkan ditambahkan dengan biaya administrasi sesuai dengan yang telah ditentukan. Pastikan terlebih dahulu bahwa tagihan tersebut kira-kira sesuai dengan penggunaan listrik di rumahmu. Setelah konfirmasi barulah lanjut ke tahap selanjutnya.
  9. Kemudian klik Bayar. Jangan lupa untuk menunggu selama beberapa saat agar mesin ATM tersebut bisa memproses transaksi tersebut.
  10. Setelah pemrosesan transaksi selesai, kamu bisa menungu kembali beberapa saat hingga struk atau resi bukti pembayaran keluar, ambil lah resi tersebut. Kami sarankan kamu untuk menyimpan bukti bayar tersebut sehingga bila terjadi masalah terkait pembayaran tagihan listrik di kemudian hari kamu bisa menunjukkan bukti bayar tersebut.
  11. Selesai! Jangan lupa cabut kartu debit BNI yang kamu pakai sebelumnya ya!

Sementara itu bagi kamu yang menggunakan listrik pra bayar tentu bisa melakukan pembelian token listrik juga menggunakan kartu debit BNI mu. Langkah-langkahnya bisa kamu lihat di bawah ya!

Cara Bayar Tagihan Listrik di ATM BNI untuk Pengguna Listrik Prabayar

token listrik pln

Sebelum lanjut ke langkah-langkah pembayaran listrik prabayar, kami ingatkan kamu bahwa sebagaimana namanya tentu saja tidak ada tagihan dalam layanan listrik prabayar. Yang ada adalah pembelian token ataupun deposit pulsa listrik yang bisa digunakan.

Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk melakukan pembelian token ataupun pulsa listrik di rumah kamu adalah sebagai berikut:

  1. Cari ATM BNI yang paling dekat dengan tempat tinggal kamu, kami menyarankan kamu agar menggunakan ATM yang memang sesuai dengan bank BNI alias ATM Berlogo Bank BNI.
    • Cara lain adalah dengan mencari ATM Bersama LINK yang bisa digunakan pula menggunakan kartu debit BNI. Meski demikian tetap ada kemungkinan fitur pembayaran tagihan listrik ini tidak bisa dimanfaatkan di mesin tersebut.
    • Alternatif kedua yang bisa kamu lakukan adalah dengan mengganti kartu debit BNI yang kamu punya dengan kartu debit berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Dengan cara ini tentu kamu bisa memanfaatkan kartu debit BNI tersebut di seluruh jaringan ATM Bank Nasional. Sayangnya dengan cara ini kamu tentu harus repot-repot dulu ke kantor cabang BNI terdekat, dan kamu tentu tidak bisa membayar tagihan listrik secara mendadak.
  2. Masukkan kartu ATM BNI yang kamu punya ke dalam mesin ATM yang sudah kamu temukan tersebut.
  3. Kemudian masukkanlah PIN ATM sesuai dengan yang kamu punya, tekan Benar atau
  4. Setelah itu masuk ke dalam menu Pembayaran atau Pembelian, tergantung dari jenis mesin ATM yang kamu temukan saat itu. Kamu bahkan bisa langsung masuk ke dalam menu Pembayaran PLN di dalam ATM tersebut, yang lagi-lagi tergantung dari jenis mesin ATM nya.
  5. Setelah masuk ke dalam menu Pembayaran atau Pembelian pilihlah menu Pembayaran PLN.
  6. Di dalam menu pembayaran PLN ini kamu biasanya akan diberikan pilihan, pilihlah PLN Prepaid atau Token Listrik.
  7. Masukkanlah 12 digit nomor ID Pelanggan yang kamu punya dan tekan Ya. Pastikanlah 12 digit ID pelanggan yang kamu masukkan adalah benar, sebisa mungkin catatlah 12 digit ID pelanggan yang ada di dalam meteran listrikmu.
  8. Setelah itu kamu akan diberikan pilihan nominal pulsa yang bisa kamu beli. Nominal yang tertera biasanya adalah:
    • Rp 20.000,-
    • Rp 50.000,-
    • Rp 100.000,-
    • Rp 200.000,-
    • Rp 500.000,-
    • Rp 1.000.000,-
  9. Pilihlah nominal pulsa listrik yang sesuai dengan penggunaan listrik normal di rumahmu. Jangan sampai kamu terlalu banyak ataupun terlalu sedikit membelinya ya.
  10. Kemudian klik Bayar. Jangan lupa untuk menunggu selama beberapa saat agar mesin ATM tersebut bisa memproses transaksi tersebut. Jangan lupa bahwa jumlah token yang harus kamu bayar nantinya akan ditambahkan biaya administrasi sejumlah Rp 1.500,-
  11. Setelah pemrosesan transaksi selesai, kamu bisa menungu kembali beberapa saat hingga struk atau resi bukti pembayaran keluar, ambil lah resi tersebut. Di dalam resi tersebut terdapat 20 digit kode unik yang nantinya harus kamu input ke dalam mesin meteran listrik tersebut. Oleh karena itulah jangan sampai kamu lupa mengambil resi bukti bayar ini!
  12. Selesai! Jangan lupa cabut kartu debit BNI yang kamu pakai sebelumnya ya!

Nah bagaimana? Cara bayar tagihan listrik di ATM BNI ini mudah bukan? Baik untuk kamu pengguna listrik prabayar ataupun kamu yang menggunakan listrik pascabayar!

Baik kamu yang menggunakan listrik prabayar ataupun pascabayar di rumah, pembayaran tagihan listrik di ATM BNI ini merupakan cara yang amat mudah tentunya. Karena kamu tidak perlu ribet menunggu antrean yang biasanya cukup panjang di loket PLN.

Nah kalau kamu masih merasa terlalu repot karena harus pulang pergi ke luar rumah untuk mencari ATM BNI, kamu juga bisa loh melakukan pembayaran tagihan listrik melalui mobile banking, SMS banking, hingga internet banking BNI.

Kamu tinggal pilih cara yang paling mudah sesuai dengan kebutuhan kamu. Hal yang perlu diingat adalah cara apapun yang kamu pilih tentu saja memiliki ketentuan terkait biaya administrasi. Jadi jangan kaget kalau kamu nanti harus bayar lebih Rp 1000,- hingga Rp 2.000,- (saja) untuk tagihan listrikmu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *