fbpx

Cara Daftar Mobile Banking BNI Terbaru

Di era internet seperti sekarang ini, nampaknya tidak aneh kalau berbagai macam transaksi yang dahulunya membutuhkan uang dan kehadiran secara fisik, sekarang sudah bisa sepenuhnya tanpa kehadiran fisik alias cashless transaction.

Sebut saja kartu-kartu uang elektronik dan metode pembayaran lainnya yang berbasis chip dan tentu memanfaatkan ponsel cerdas yang sudah dimiliki oleh banyak orang. Sayangnya kita tidak akan membahas kartu-kartu dan chip tersebut.

Sesuai dengan judul yang ada, kami akan mengupas tuntas seputar cara daftar mobile banking BNI di tahun 2019 ini. Kami pun akan memberikan kamu informasi penting seputar penggunaan mobile banking BNI tersebut!

Baca Juga Cara Blokir ATM BNI, Cara Tarik Tunai ATM BNI

Syarat Membuat BNI Mobile Banking

Ada beberapa persyaratan yang perlu kamu taati apabila kamu ingin membuat akun mobile banking BNI milikmu sendiri. Setidaknya ada dua persyaratan yang perlu kamu taati yakni persyaratan keanggotaan dan persyaratan dokumen untuk mendaftar.

Adapun persyaratan keanggotaan yang perlu kamu ikuti adalah sebagai berikut:

  1. Kamu harus memiliki salah satu rekening tabungan perorangan di BNI. Tabungan perorangan yang dimaksud adalah BNI Taplus, BNI Taplus Bisnis, BNI Taplus Muda, BNI Taplus Anak, BNI Taplus Anggota / Pegawai, dan BNI Emerald, serta GIro Perorangan.
  2. Kamu diharuskan memiliki nomor ponsel serta alamat email pribadi dan harus selalu aktif karena nantinya akan digunakan dalam menjalankan aplikasi BNI Mobile Banking ini.
  3. Usia minimal nasabah adalah 15 tahun.
  4. Telah mengisi formulir registrasi dan aktivasi di kantor cabang BNI terdekat.
  5. Membaca dan memahami seluruh persyaratan menjadi Nasabah BNI Mobile Banking.

Nah sementara itu beberapa dokumen yang perlu kamu siapkan sebelum kamu datang ke kantor cabang BNI terdekat adalah sebagai berikut:

  1. Kartu atau dokumen yang berisi identitas diri baik KTP, SIM, ataupun Passport yang masih aktif dan berlaku secara sah di Indonesia.
  2. Bukti kepemilikan rekening yang bisa ditunjukkan melalui buku tabungan yang tercantum namamu disana.
  3. Bawalah kartu debit BNI yang kamu punya untuk berjaga-jaga.

Selain itu berkaitan dengan keamanan dari tabunganmu, BNI juga telah membuat regulasi yang cukup ketat terkait pembuatan serta penggunaan Mobile Banking BNI ini. Bacalah dengan baik ya sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari.

Regulasi BNI terkait dengan pemanfaatan fitur BNI Mobile Banking adalah sebagai berikut:

  1. Memenuhi seluruh persyaratan keanggotaan dan persyaratan dokumen yang telah tercantum di poin atas.
  2. Pengguna harus melakukan registrasi secara langsung di kantor Cabang BNI terdekat dengan rumah pengguna.
  3. Selain itu kamu yang ingin mendaftarkan diri wajib menggunakan nomor ponsel pribadi dan BNI tidak akan mengizinkanmu mendaftarkan keanggotaan BNI Mobile Banking bila kamu menggunakan nomor ponsel orang lain.
  4. Setiap data pribadi yang berubah harus selalu dilaporkan kepada pihak Bank. Dalam hal ini berkaitan dengan fitur mobile banking, bila kamu melakukan perubahan email serta nomor ponsel, kamu wajib mendatangi kantor cabang BNI untuk mengubah database yang ada.
    • Proses ini menurut kami amat penting, karena bila sewaktu-waktu timbul masalah dan data yang kamu berikan berbeda dengan database di BNI, tentu masalah yang ada akan semakin sulit untuk diselesaikan.
    • Di dalam aturan bahkan tertulis bank BNI tidak mau bertanggung jawab atas masalah yang timbul karena kamu tidak melakukan update data pribadi yang kamu punya.
  5. Seluruh kerahasiaan data, terutama yang berkaitan dengan penggunaan Mobile Banking BNI seperti User ID, MPIN, dan Password Transaksi hukumnya wajib dirahasiakan dari siapapun (termasuk petugas bank BNI). Bahkan kamu dilarang menuliskan dan menyimpan seluruh data tersebut dalam secarik kertas karena tentu saja perilaku ini akan membuat data tersebut lebih mungkin bocor ke tangan orang yang tak bertanggung jawab. Kamu yang belum paham perbedaan used ID, MPIN, dan password transaksi, boleh lihat definisinya masing-masing di bawah ini:
    • User ID adalah identitas pengguna BNI Mobile Banking yang dianggap sah. User ID sifatnya rahasia dan hanya boleh diketahui kamu sebagai pengguna. Pembuatannya pun harus langsung dan dilakukan oleh orang yang bersangkutan karena nantinya user ID akan selalu diinput setiap kali ingin mengakses aplikasi.
    • MPIN merupakan kode alias password yang harus kamu input setiap kali kamu log in ke dalam aplikasi. Analoginya, user ID adalah ID dan MPIN merupakan password untuk log in ke dalam aplikasi tersebut.
    • Password transaksi adalah kata kunci yang harus selalu kamu masukkan setiap kali melakukan transaksi. Password transaksi sifatnya berbeda dengan User ID. Bila User ID kamu gunakan untuk login, password transaksi merupakan kata sandi otorisasi transaksi yang tentu saja hanya boleh diketahui si pemilik akun saja.
  6. Bila kamu mengalami kehilangan ponsel ataupun merasa User ID, MPIN, atau password transaksi telah bocor kamu berhak memberi tahu BNI di nomor 1500046 untuk segera lapor dan melakukan pemblokiran.
    • Hal ini juga penting, karena transaksi apapun yang terjadi sebelum adanya pelaporan akan dianggap sah oleh pihak bank BNI. Jadi kembali lagi bahwa hal ini adalah tanggung jawabmu sebagai pengguna.
    • Adapun pencurian akun yang disebabkan kelalaianmu, misalnya karena menginstall aplikasi-aplikasi berbahaya dan mencurigakan di dalam ponselmu bukan menjadi tanggung jawab BNI. Dalam hal ini BNI tidak akan bertanggung jawab terkait isi dari tabunganmu. Jadi bijaklah dalam menggunakan mobile banking ya.
  7. Sementara itu bila terjadi permasalahan transaksi, ada beberapa aturan terkait komplain yang dibuat oleh BNI, aturan komplain yang bisa diterima adalah:
    • Maksimal komplain salah transfer dibuat 45 hari kalender sejak dilakukannya transaksi yang bermasalah. BNI bisa mengembalikan dana transfer hanya bila penerima transfer bersedia mengembalikan dana tersebut dan rekening penerima transfer masih memiliki saldoyang cukup.
    • Maksimal komplain tagihan boleh dilakukan 90 hari kalender sejak dilakukannya transaksi yang bermasalah.
    • Adapun maksimal komplain isi ulang pulsa boleh dilakukan 7 hari kalender sejak dilakukannya transaksi yang bermasalah tersebut.
  8. Terakhir, ada beberapa kondisi yang menyebabkan akunmu diblokir oleh pihak BNI. Beberapa kondisi tersebut adalah:
    • Permintaan secara langsung oleh kamu sebagai nasabah pengguna akibat lupa akun ataupun mengalami musibah (kecurian akun dan/atau kehilangan dan kecurian ponsel).
    • Kesalahan nasabah memasukkan MPIN sebanyak 3 kali berturut-turut.
    • Berdasarkan pelaporan nasabah atas dugaan penggunaan user id dan MPIN oleh orang lain selain kamu.
    • BNI menduga adanya penyalahgunaan rekening, biasanya sih terkait dengan tindak kriminal yang melanggar hukum.
    • Adanya ganguan terhadap jasa fasilitas BNI Mobile Banking oleh BNI.

Kalau kamu sudah membaca poin-poin aturan yang telah ditetapkan oleh BNI, barulah kamu boleh langsung membuat BNI Mobile Banking-mu sendiri. Yuk disimak caranya.

Cara Daftar Mobile Banking BNI

Meski banyak bank yang mengizinkan nasabahnya untuk melakukan registrasi di ATM, saat ini BNI belum mengizinkan nasabahnya untuk melakukan hal serupa. Dengan kata lain kamu harus langsung datang sendiri sebagai nasabah untuk membuka Mobile Banking BNI.

Langkah-langkah yang bisa kamu lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Datang langsung ke kantor cabang BNI terdekat.
  2. Melakukan instalasi aplikasi BNI Mobile Banking di Google Play Store ataupun di Appstore.
  3. Berikan dokumen yang telah kamu bawa sebelumnya
    • Kartu identitas.
    • Buku tabungan.
    • Kartu debit BNI.
  4. Isi formulir permohonan yang diberikan oleh petugas BNI.
    • Kamu akan dibuatkan user ID yang bisa dilakukan untuk mengaktivasi BNI Mobile Banking.
  5. Buka aplikasi BNI Mobile Banking yang telah diunduh dan lakukan aktivasi:
    • Tekan tombol aktivasi di menu utama.
    • Masukkan user ID yang diberikan sebelumnya.
    • Masukkan 16 digit angka di kartu debit, dan tekan lanjut.
    • Nantinya kamu akan diberikan SMS OTP oleh operator, dan masukkan 4 digit OTP ke dalam kolom pengisian, dan tekan lanjut.
    • Buatlah MPIN dan Password Transaksi sesuai dengan permintaan aplikasi. Tekan lanjut.
    • Selesai, BNI Mobile Banking-mu telah aktif!
  6. Kamu bisa langsung log in untuk memanfaatkan fitur BNI Mobile Banking ini.

Tapi fitur apa saja sih sebenarnya yang bisa digunakan di dalam BNI Mobile Banking? Penasaran? Lanjut!

Fitur yang ada di BNI Mobile Banking

Sama seperti Mobile Banking yang dikeluarkan oleh beberapa bank lainnya, BNI Mobile Banking tentu saja memiliki beberapa fitur dasar seperti:

  1. Rekeningku – yang berisi Tabungan dan Giro, Deposito dan Tapenas, Pinjaman, DPLK, Investasi, dan Pembukaan Rekening.
  2. Transfer – yang berisi Transfer Antar BNI, Online Antar Bank, Kliring, Dana Pensiun, Rekening Sendiri, Virtual Account Billing.
  3. Pembayaran – Kartu Kredit BNI, Kartu Kredit Bank Lain, Pasca Bayar Telp, Listrik, BPJS, MPN G2, Multifinance, TV Berlangganan, ZIS dan Qurban, Pembayaran PDAM, Asuransi, Tiket Kereta Api, Tiket Penerbangan, Internet, Pinjaman Personal, Pegadaian, Biaya Pendidikan, Pajak, PGN, TKI, dan Samsat.
  4. Pembelian – yang berisi Voucher Prabayar Telepon, Token Listrik, Top Up Agen Penerbangan, Top Up Go-Pay, Top Up UnikQu, Top Up TapCash, Voucher TV Berlangganan, dan Paket Data.
  5. Investasi – yang berisi SBN Ritel.
  6. Produk dan Jasa Lainnya – yang berisi BNI Debit Online (VCN), Aktivasi Transaksi Kartu di Luar Negeri, Pertamina LPG 3 Kg, Pencairan Deposito, Reksadana, serta Ubah PIN Kartu Kredit.
  7. Administrasi – yang berisi Ubah MPIN, Ubah Password, Hapus Daftar Favorit, dan Blokir Kartu Kredit.

Nah dengan segala fitur yang ada di atas, tentu sudah lebih dari cukup bukan? Dengan menggunakan mobile banking BNI ini tentu saja berbagai aktivitas perbankan yang kamu punya bisa diselesaikan dengan mudah dan praktis, tentunya!

Catatan bagi kamu yang beragama muslim, saat ini Mobile Banking BNI sudah terintegrasi dengan BNI Syariah. Jadi alangkah baiknya dalam rangka menghindari riba kamu membuat rekening BNI Syariah dan tentu saja dilanjut dengan membuka fitur BNI Mobile Bankingmu.

Dengan demikian tentu saja sebagai umat muslim kamu bisa menghindari dosa (baca: riba), dan hal ini menurut kami merupakan salah satu yang perlu diapresiasi dari bank BNI yang telah mengintegrasikan sistem BNI Mobile Bankingnya dengan BNI syariah.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *