Cara dan Syarat Perpanjang STNK

STNK yang merupakan singkatan dari Surat Tanda Kendaraan Bermotor merupakan salah satu bukti pendaftaran dan bukti bahwa kendaraan bermotormu sudah legal, berdasarkan identitas dan kepemilikan yang terdaftar di dalamnya.

Saat ini STNK diterbikan oleh SAMSAT yang merupakan lembaga milik 3 instansi yakni Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, serta Jasa Raharja.

Sebagai patokan legal bukti kepemilikan kendaraan bermotor yang sah, STNK berisi identitas kepemilikan serta identitas kendaraan bermotor. Karena alasan inilah kemudian nantinya kamu harus membawa kendaraanmu ke SAMSAT ketika ingin membuat atau perpanjang STNK.

Sebagaimana paspor, STNK punya masa berlaku yang wajib diperpanjang loh. Kalau lewat maka bisa-bisa kamu kena denda. Tapi sebenarnya bagaimana sih cara dan syarat perpanjang STNK? Jangan sampai kamu tidak tahu ya!

Cek juga: cara mengurus STNK yang hilang


Lengkapi Persyaratan STNK Untuk Kendaraan Bermotor

persyaratan stnk

STNK yang telah kamu punya bisa diperpanjang dan disahkan setelah tentu saja memenuhi beberapa persyaratan. Nah persyaratan perpanjang STNK di SAMSAT adalah sebagai berikut teman-teman:

  1. Melakukan pengisian formulir permohonan perpanjangan STNK
  2. Membawa tanda bukti identitas, bagi kamu yang seorang warga negara Indonesia tentu saja bisa langsung membawa e-KTP kamu yang asli disertai fotokopinya. Sertakan saja setidaknya satu fotokopi, dan buat satu fotokopi lain untuk dirimu sendiri apabila nanti tiba-tiba diminta kembali. Yaah untuk berjaga-jaga saja sih.
  3. Membawa STNK mu yang lama
  4. Membawa BPKB yang asli serta fotokopi BPKB. Apabila saat proses perpanjangan STNK kamu sedang menjadikan BPKB mu sebagai jaminan bank maka kamu bisa membawa surat bukti agunan BPKB dan/atau surat keterangan yang ditandatangani di atas materai dari kreditur.
  5. Apabila STNK mu sedang dalam status blokir maka kamu wajib melapirkan surat keterangan buka blokir.
  6. Hasil pemeriksaan cek fisik (yang ini baru bisa kamu lampirkan kalau kamu sudah hadir di SAMSAT dan melakukan pemeriksaan cek fisik di sana).

Untuk penjelasan lengkap tentang apa itu BPKB sebenarnya, cek disini.

Apabila kamu ingin mendaftarkan kendaraan bermotor pertama kali dari hasil lelang, maka persyaratannya adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengisian formulir permohonan
  2. Membawa tanda bukti identitas seperti di atas
  3. Melampirkan fotokopi risalah lelang
  4. Membawa tanda bukti pendaftaran BPKP.

Apabila kamu ingin mengajukan permohonan pengubahan identitas pemilik serta kendaraan bermotor maka persyaratan yang harus kamu bawa adalah:

  1. Melakukan pengisian formulir permohonan
  2. Membawa tanda bukti identitas seperti di atas
  3. Membawa STNK yang ingin di-baliknama-kan
  4. Membawa tanda bukti pendaftaran BPKP.

Sementara kamu yang mengalami kehilangan STNK atau STNK yang kamu punya mengalami kerusakan, tentu kamu wajib melakukan pengurusannya kembali. Persyaratan bagi kamu yang ingin mengganti STNK milikmu yang telah hilang adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengisian formulir permohonan
  2. Membawa tanda bukti identitas seperti di atas
  3. Membawa BPKP yang asli serta satu buah fotokopinya
  4. Membuat surat pernyataan yang kamu buat sebagai pemilik bahwa kamu telah kehilangan STNK. Surat ini wajib ditandatangani di atas materai Rp 6.000,-
  5. Membawa surat keterangan hilang dari unit pelaksana Regident penerbit STNK.
  6. Membawa hasil pemeriksaan cek fisik kendaraan bermotor.

Melakukan Cek Fisik Kendaraan Bermotor

cek fisik mobil

Sesuai dengan alasan perpanjangan ataupun pergantian STNK seperti yang tertera di atas, kamu bisa segera membawa persyaratan tersebut ke Samsat yang sesuai dengan lokasi di STNK. Jangan sampai kamu salah Samsat ya.

Jangan lupa untuk membawa kendaraan bermotor kamu ya, karena sesaat setelah kamu sampai di Samsat kendaraanmu akan langsung diperiksa. Parkirlah kendaraanmu di tempat pemeriksaan cek fisik.

Setelah itu langsung datangi loket pendaftaran cek fisik untuk segera mengambil antrean cek fisik. Proses antrean cek fisik tidak terlalu lama kok, tapi memang sih tergantung dari jumlah kendaraan yang dilakukan cek fisik.

Untuk alasan antrean inilah kamu sebisa mungkin hadir lebih pagi, dan cobalah untuk datang di hari-hari yang “kira-kira” gak terlalu ramai pengunjung. Susah juga sih ya memperkirakan hal-hal macam ini.

Terakhir jangan sampai kamu kena pungutan liar ya. Sudah jadi rahasia umum kalau prosedur cek fisik ini “menelan” biaya Rp 30.000,- Tapi kami sendiri tidak mendapatkan sumber yang jelas apakah uang itu legal atau tidak, karena seringkali yang meminta uang adalah petugas yang melakukan cek fisik.

Pada akhirnya sih kami berkesimpulan bahwa uang tersebut adalah pungutan liar, karena di Samsat manapun biasanya tertulis jelas dimana loket pembayaran. Selain di tempat itu seharusnya kamu tidak perlu membayar apapun.


Lakukan Validasi Cek Fisik

Setelah proses cek fisik yang biasanya meliputi gesek-gesek nomer rangka dan nomer sasis kendaraan bermotor kamu, jangan lupa lakukan validasi hasil cek fisik ini. Validasi dilakukan di loket legalisasi hasil cek fisik.

hasil cek fisik

Legalisasi hasil cek fisik ini sebenarnya hanya membutuhkan waktu yang singkat, tidak sampai 10 menit. Akan tetapi seringkali proses ini menjadi lama karena panjangnya antrean orang yang melakukan legalisasi. Apalagi kalau samsat di tempatmu masih “tradisional” dimana kita gak bisa membedakan mana manusia yang antre dan mana manusia yang liat-liat doang. Haduh memang ya kebiasaan orang Indonesia, susah antre!


Ambil dan Isi Formulir Perpanjangan STNK

Setelah hasil cek fisikmu dilegalisasi, kamu bisa langsung mengambil formulir perpanjangan STNK yang biasanya terletak dekat dengan loket pendaftaran. Di beberapa Samsat malah formulir ini harus diambil langsung di loket pendaftaran dan pengambilan formulir STNK.

Silahkan isi formulir perpanjangan STNK tersebut sesuai dengan BPKB serta STNK yang kamu punya. Jangan sampai salah isi ya, bisa-bisa kamu repot kalau nantinya terkena masalah yang bersangkutan dengan hukum.

Selain itu kalau kamu tidak paham cara mengisi bagian-bagian tertentu di dalam formulir tersebut, jangan sungkan-sungkan untuk menanyakan kepada petugas yang berwenang. Di beberapa Samsat bahkan ada petugas khusus yang bertugas menjawab segala pertanyaanmu loh terkait urusan-urusan di Samsat.


Serahkan Berkas Persyaratan ke Loket Perpanjangan STNK

loket pengeluaran sspd samsat

Setelah mengambil dokumen legalisasi cek fisik, formulir pendaftaran perpanjangan STNK, serta seluruh persyaratan yang sebelumnya sudah kamu bawa. Kamu bisa langsung mengumpulkannya di dalam satu map dan langsung serahkan ke loket pendaftaran.

Setelah itu tunggu sebentar sehingga petugas loket pendaftaran bisa melakukan pemeriksaan apakah berkas yang kamu bawa sudah lengkap atau belum. Kalau berkasmu sudah lengkap kamu bisa langsung duduk dan tunggu nomor antrean.

Kalau berkasmu belum lengkap, biasanya kamu akan dipanggil kembali untuk diberitahukan berkas-berkas apa saja yang masih kurang. Setelah itu kamu diminta untuk melengkapi dan kembali ke sana.


Melakukan Pembayaran Pajak

Setelah berkas-berkasmu diterima dan kamu selesai melakukan proses tersebut, kamu akan dipanggil ke loket pembayaran pajak. Nah karena loket ini letaknya berbeda-beda, jangan sampai salah loket ya.

Usahakan membawa uang yang cukup untuk melakukan pembayaran. Memang di beberapa Samsat kamu sudah bisa melakukan pembayaran menggunakan kartu debit bank mu. Tapi untuk berjaga-jaga silahkan bawa uang secukupnya.

Berapa sih secukupnya? Nih kamu bisa intip di tabel komponen pembayaran di bawah ini.

Komponen Pembayaran Jenis Tarif
Penerbitan STNK STNK Baru Roda 2/Roda 3 Rp 100.000,-
Penerbitan STNK STNK Perpanjangan R2 / R3 Rp 100.000,-
Penerbitan STNK STNK Baru R4 atau lebih Rp 200.000,-
Penerbitan STNK STNK Perpanjangan R4 atau lebih Rp 200.000,-
Penerbitan STNK Lintas Batas Negara STNK Baru R2 / R3 Rp 100.000,-
Penerbitan STNK Lintas Batas Negara STNK Perpanjangan R2 / R3 Rp 100.000,-
Penerbitan STNK Lintas Batas Negara STNK Baru R4 atau lebih Rp 200.000,-
Penerbitan STNK Lintas Batas Negara STNK Perpanjangan R4 atau lebih Rp 200.000,-
Pengesahan STNK R2 atau R3 Rp 25.000,-
Pengesahan STNK R4 atau lebih Rp 50.000,-
Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor R2 atau lebih Rp 25.000,-
Penerbitan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor R4 atau lebih Rp 50.000,-
Penerbitan TNKB R2 atau lebih Rp 60.000,-
Penerbitan TNKB R4 atau lebih Rp 100.000,-
Penerbitan TNKB-Lintas Batas Negara R2 atau lebih Rp 100.000,-
Penerbitan TNKB-Lintas Batas Negara R4 atau lebih Rp 200.000,-

Nah tinggal kamu tambahkan deh, misalnya kamu melakukan perpanjangan STNK mobilmu. Maka kamu akan mengeluarkan biaya penerbitan STNK R4 perpanjangan (Rp 200.000,-), biaya pengesahan STNK R4 (Rp 50.000,-), dan Penerbitan TNKB R4 (Rp 100.000,-).

Totalnya sekitar Rp 350.000,- untuk semua proses ini. Murah bukan? Saran kami jangan pernah ya melakukan pungli, karena pada kenyataannya saat ini sudah banyak kok Samsat yang melakukan reformasi birokrasi. Terutama Samsat di kota-kota besar. Sehingga proses yang awalnya lama saat ini bisa berjalan dengan lebih cepat dan efisien.

Setelah melakukan pembayaran, jangan lupa untuk mengambil bukti bayar dari loket pajak. Kamu akan mendapatkan slip biru dan slip putih. Slip biru nanti kamu gunakan untuk mengambil STNK sementara slip putih nanti akan kamu gunakan untuk mengambil plat nomor.


Ambil STNK dan Plat Nomor Baru

STNK dan plat nomor baru

Terakhir setelah seluruh proses tulis menulis, periksa, dan pembayaran sudah kamu jalani. Kamu bisa langsung menunggu untuk pencetakan STNK dan/atau plat nomor baru kendaraanmu. Kalau kamu gak buat plat baru, ya cukup tunggu STNK baru saja.

Setelah menerima STNK barumu, pastikan dulu bahwa seluruh data yang tertera di dalam STNK sudah sesuai dengan data diri. Mulai dari data kendaraan bermotor sampai data dirimu sebagai pemilik kendaraan bermotor tersebut.

Penutup

Nah itulah beberapa proses yang bisa kamu lakukan untuk memperpanjang STNK milikmu. Baik kendaraan roda dua maupun kendaraan roda tiga menurut kami prosesnya cukup simpel dan tentu murah kok!

Meski demikian memang di beberapa Samsat seringkali ditemukan permasalahan antrean dan alur yang tidak jelas. Kalau sudah begini memang kamu harus bersabar, terutama untuk memahami alurnya.

Tips dari kami, sebisa mungkin kamu membawa seorang temanmu. Apabila memungkinkan bawalah teman yang sudah pernah melakukan perpanjangan STNK di Samsat yang sama sebelumnya.

Dengan demikian kamu tidak perlu banyak-banyak kebingungan dan bertanya-tanya pada petugas. Karena bukan rahasia lagi kalau orang-orang yang bingung di Samsat adalah sasaran empuk bagi oknum yang mengambil pungli yang memberikan iming-iming proses cepat, namun biaya yang gak masuk akal.

Padahal tanpa pungli pun, proses perpanjang STNK saat ini sudah tergolong cepat kok, gak sampai seharian. Kalau kamu datang lebih pagi bahkan kamu bisa menyelesaikannya kurang dari 3 jam. Lebih-lebih lagi kalau Samsat di tempat tinggalmu sudah memperbaiki birokrasi mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *