Begini Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air!

PLTA atau yang sering disebut juga Pembangkit Lisrik Tenaga Air merupakan sumber pembangkit listrik yang menggunakan energi penggerak turbin yang berasal dari air. Pembangkit listrik tenaga air juga sudah banyak digunakan di Indonesia selain.

Di Indonesia pembangkit listrik tenaga air memanfaatkan dari bendungan yang tersedia atau bahkan sengaja dibuat untuk menghasilkan listrik dari air. Biasanya pembuatan bendungan karna bisa untuk mengaliri persawahan penduduk jika musim kemarau panjang datang.

Bendungan di Indonesia memang sangat banyak, tapi pemanfaatan listrik tenaga air nya masih tertinggal jauh oleh negara tetangga dan Eropa. Pembangkit Listrik Tenaga Air dihasilkan di 150 negara.

Bendungan menjadi salah satu sumber alternatif yang dapat menghasilkan sumber listrik cukup besar sehingga dapat mengaliri akses listrik ke rumah dan jalanan untuk penduduk yang rumahnya jauh dari pembangkit listrik yang ada di kota.

Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air

Pada intinya cara kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air adalah bagaimana caranya mengubah energi air menjadi aliran listrik yang bisa dikonsumsi oleh rumah-rumah yang membutuhkan listrik. Pemanfaatan air sangat penting digunakan untuk menggerakan turbin.

Dan air yang ada di bendungan akan turun ke dalam lubang yang telah di desain untuk memutar turbin/kipas besar, semakin dalam lubang maka akan semakin besar debit air yang akan turun dan mendapatkan perputaran turbin yang besar. Dari perputaran turbin tersebut akan menghasilkan energi mekanik yang akan di konversi melalui generator menjadi energi listrik.

Baca Juga: Cara Kerja PLT Angin

Komponen PLTA Dan Cara Kerjanya

1. Waduk/Bendungan

bendungan

Waduk/Bendungan berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar karena turbin memerlukan pasokan air yang cukup dan stabil. Selain itu, waduk/bendungan jugs berfungsi untuk pengendalian banjir. Kebanyakan waduk/bendungan ini juga memiliki bagian yang disebut pintu air untuk membuang air yang tidak diinginkan secara bertahap atau berkelanjutan.

2. Pipa Pesat (Penstock)

pipa pesat

Alat ini berfungsi untuk menyalurkan dan mengarahkan air ke cerobong turbin. Salah satu ujung pipa pesat dipasang pada bak penenang minimanl 10 cm diatas lantai dasar bak penenang. Sedangkan ujung yang lain diarahkan pada cerobong turbin.

3. Turbin

turbin

Gaya jatuh air yang mendorong baling-baling menyebabkan turbin berputar. Turbin air kebanyakan seperti kincir angin. Dengan menggantikan fungsi dorong angin untuk memutar bolang-baling digantikan oleh air untuk memutar turbin. Selanjutnya turbin akan mengkonversi energi potensial yang disebabkan gaya jatuh air menjadi energi kinetik.

4. Generator

generator

Alat ini dihubungkan dengan turbin melalui gigi-gigi putar sehingga ketika baling-baling turbin berputar, generator juga akan ikut berputar. Generator memanfaatkan perputaran turbin untuk memutar kumparan magnet di dalam generator sehingga terjadi pergerakan elektron yang membangkitkan timbulnya arus listrik AC.

5. Jalur Transmisi

jalur transmisi

Jalur transmisi ini berfungsi untuk mengalirkan arus listrik dari PLTA ke rumah-rumah atau industri. Sebelum listrik dikonsumsi, terlebih dahulu tegangannya di turunkan dengan transformator step down.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *