Cara Membuat dan Contoh Slip Gaji Paling Benar

Sebagai perusahaan yang baik, tentu kamu harus menggaji karyawanmu dengan layak  dan sesuai dengan beban kerjanya masing-masing. Nah salah satu komponen yang wajib ada di terkait gaji adalah slip gaji.

Memang setiap perusahaan pasti memiliki format slip gaji yang berbeda dengan perusahaan lainnya. Kalau kamu mencari contoh slip gaji di Google, kamu pasti bisa menemukan banyak templatenya.

Meski demikian ada beberapa detail dasar slip gaji yang harus selalu kamu cantumkan di dalam slip gaji perusahaanmu. Yuk kita bahas satu persatu, dan tidak lupa nanti akan kami sertakan pula contoh slip gaji yang bisa kamu pakai.

Baca Juga Seputar Pekerjaan Administrasi

Identitas Perusahaan Pemberi Gaji

Komponen terpenting dari slip gaji tentu saja identitas dari perusahaan pemberi gaji. Identitas yang harus kamu cantumkan di dalam slip gaji adalah:

  1. Nama perusahaan
  2. Logo perusahaan
  3. Alamat dan korespondensi perusahaan

Identitas ini penting mengingat seseorang biasanya menyimpan berbagai macam slip, kertas, dan bon di dalam satu tempat yang sama. Tanpa identitas yang jelas, karyawanmu bisa saja kebingungan ketika membutuhkan slip gaji tersebut.

Sementara itu alamat dan korespondensi perusahaan penting dicantumkan dalam keadaan gawat. Misalnya sewaktu-waktu karyawanmu butuh mengontak perusahaan terkait kesalahan gaji ataupun ketika ingin meminta keterangan mengenai gaji mereka.

Identitas Karyawan

Setelah menuliskan identitas perusahaan sebagai pihak pemberi gaji, jangan lupa cantumkan pula identitas karyawanmu sebagai orang yang diberikan gaji. Beberapa komponen identitas karyawan yang wajib kamu cantumkan diantaranya adalah:

  1. Nama lengkap penerima gaji sesuai dengan KTP atau NPWP.
  2. Jabatan dari penerima gaji.
  3. Nomor pokok pegawai penerima gaji.
  4. NPWP alias Nomor Pokok Wajib Pajak milik penerima gaji.

Identitas ini penting apabila nantinya karyawan membutuhkan slip gaji sebagai syarat-syarat tertentu. Misalnya syarat pembelian barang, syarat peminjaman uang, hingga sebagai syarat pembuatan visa.

Tanpa adanya identitas yang jelas, slip gaji karyawanmu bisa jadi tidak memiliki fungsi dan nilai apapun bagi penerimanya. Oleh karena itu jangan sampai lupa ya dalam menyantumkan penerima gaji.

Periode Pembayaran Gaji

Selain identitas pemberi dan penerima gaji, hal yang tidak kalah penting untuk dicantumkan di dalam slip gaji adalah tanggal periode pembayaran gaji karyawanmu. Cantumkanlah tanggal dengan format hari – bulan – tahun secara lengkap.

Selain tanggal periode pembayaran, kamu juga boleh mencantumkan tanggal penyerahan gaji kepada karyawanmu. Hal ini bisa mencegahmu dari hal yang tidak diinginkan di kemudian hari bila terjadi masalah.

Rincian Detil Pembayaran

Ini dia poin yang paling penting dari slip gaji, rincian detil pembayaran. Hal ini juga sudah diatur loh di dalam Undang-Undang Pemerintah No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Nah beberapa komponen gaji yang perlu kamu cantumkan di dalam slip gaji adalah:

  1. Gaji Pokok; yang merupakan komponen gaji tetap bagi setiap karyawan. Gaji pokok biasanya disesuaikan dengan level atau jenjang karir serta kompetensi dari masing-masing karyawan di suatu perusahaan.
  2. Tunjangan; yang merupakan komponen tambahan pelengkap gaji pokok. Ada banyak jenis tunjangan, namun secara umum ada dua jenis tunjangan yakni tunjangan tetap dan tunjangan tak tetap. Tunjangan tetap memiliki nilai yang sama dan diberikan dalam periode tertentu, sementara tunjangan tak tetap merupakan tunjangan dengan nilai yang bergantung dari banyak faktor.
  3. Potongan; yang merupakan pemotongan gaji untuk beberapa kewajiban tertentu seperti asuransi, potongan pajak, potongan premi BPJS, iuran BPJS, potongan asuransi hari tua, hingga potongan kasbon alias pinjaman karyawan.
  4. Uang Lembur; yang merupakan bonus yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan apabila jam kerja karyawan melebihi 7 jam sehari serta 40 jam seminggu.
  5. Bonus; yang merupakan tambahan uang tunai yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawan karena hal-hal tertentu. Bonus biasanya disesuaikan dengan performa karyawan yang bekerja di dalam suatu perusahaan.

Nah itu dia 5 komponen wajib yang harus ada di dalam rincian detil pembayaran, jangan sampai kamu kelupaan mencantumkan salah satunya loh karena bisa repot di kemudian hari!

Pendapatan Bersih atau Take Home Pay

Setelah memberikan berbagai komponen gaji secara lengkap, jangan lupa juga untuk mencantumkan pendapatan bersih karyawanmu alias take home pay. Hal ini tentu saja akan mempermudahmu serta karyawanmu.

Nilai THP ini biasanya merupakan pengurangan dari total penerimaan dengan total potongan gaji yang kamu tulis sebelumnya.

Nomor Rekening Penerima

Di beberapa perusahaan tercantum nama serta nomor rekening si penerima gaji. Sebenarnya tidak ada aturan baku mengenai hal ini, namun dengan mencantumkan gaji tentu saja akan memudahkan untuk melakukan transfer gaji nantinya.

Tanggal dan Tanda Tangan Persetujuan Gaji

Komponen terakhir yang tidak kalah penting adalah tanggal persetujuan gaji serta tanda tangan dari pemberi dan penerima gaji. Pemberi persetujuan gaji biasanya adalah pihak SDM (Sumber Daya Manusia), HRD (Human Resources Development), dan departemen sejenis.

Contoh Slip Gaji

Slip Gaji Perusahaan

Contoh gaji di atas merupakan salah satu contoh gaji yang baik, karena sudah mencantum seluruh komponen yang harus ada di dalam slip gaji. Bahkan tidak lupa tercantum kolom pula tanda tangan pemberi maupun penerima gaji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *