fbpx

Cara Tarik Tunai ATM BCA

Keberadaan ATM (Auto Transaction Machine) atau yang bila dibahasa Indonesiakan menjadi Anjungan Tunai Mandiri, tidak dapat dipungkiri menjadi penyelamat banyak orang saat ini. Hal ini diakibatkan oleh kepraktisannya.

Jika di zaman dahulu orang sulit dan bahkan cenderung tidak merasa aman dan nyaman jika harus keluar rumah dengan membawa banyak uang. Maka saat ini keberadaan ATM membuat orang-orang bisa membawa banyak uang tanpa perasaan cemas.

Salah satu bank penyedia ATM yang cukup ternama di Indonesia saat ini adalah BCA. Tapi sebenarnya bagaimana sih proses cara tarik tunai ATM BCA yang benar?

Baca: Cara tarik tunai ATM CIMB Niaga


Cari ATM yang Ingin Digunakan

Pertama-tama tentu saja kamu harus mencari mesin ATM yang ingin kamu gunakan untuk melakukan tarik tunai. Kamu bisa mencari ATM BCA ataupun Bank lain selain BCA. Meski demikian bila kartumu belum berlogo GPA maka kamu akan dikenai biaya tarik tunai.

Saat ini, bila kalian tarik tunai di jaringan Prima (ATM non BCA), maka kalian akan dikenai biaya sebesar Rp 7.500,- yang kalau terlalu sering kalian lakukan, biaya ini boleh dibilang menjadi cukup besar loh.

Baca:


Masukkan Kartu ATM

Kalau sudah menemukan ATM yang bisa digunakkan, langsung masukkan kartu ATM BCA mu. Masukkan kartu tersebut dalam posisi yang benar, kalau bingung ada kok petunjuk posisi kartu ATM yang harus kamu contoh.

Tapi kalau tidak ada, kamu bisa memasukkannya secara asal, karena kalau kamu belum memasukkannya dengan benar maka ATM tidak akan membuka slot kartu. Slot kartu akan terbuka segera setelah kartu ATM mu sudah mengarah kepada posisi yang benar.

Meski demikian tetaplah berhati-hati, terutama jika sensor slot kartu ini rusak. Ada kalanya sensor slot kartu ini rusak dan kemudian kamu memasukkan kartumu dalam posisi yang salah. Kalau sudah begitu, siap-siap saja kartu ATM mu akan tertelan mesin ATM.

Baca:


Masukkan Bahasa dan PIN ATM

Setelah kartu ATM masuk hal pertama yang ditanyakan adalah bahasa yang ingin digunakan. Di Indonesia sendiri, secara default mesin ATM akan menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris sesuai pilihanmu. Pilihlah pilihan yang paling kamu sukai.

Setelah itu masukkanlah PIN dari ATM milikmu. Dalam proses ini tutuplah tangan yang kamu gunakan untuk memasukkan PIN. Selain itu jangan sampai kamu salah memasukkan PIN lebih dari 3 kali ya, karena kartu milikmu secara otomatis akan terblokir.

Baca:


Pilih Pilihan Tarik Tunai dan Nominal Tarik Tunai

Setelah masuk ke dalam menu ATM, pilihlah pilihan tarik tunai. Setelah itu kamu akan diberikan pilihan nominal untuk melakukan tarik tunai. Jumlahnya bergantung dari pecahan yang tersedia di dalam ATM tersebut.

Meski ada jumlah-jumlah yang sudah terprogram, kamu tetap bisa memasukkan nominal yang ingin kamu tarik sesuai dengan keinginanmu kok. Pastikan saja nominal tersebut sesuai dengan pecahan yang ada. Saat ini rata-rata ATM BCA menyediakan mesin dengan pecahan Rp 50.000,- ataupun Rp 100.000,-

Setelah memasukkan nominal yang ingin kamu ambil, konfirmasi jumlah tersebut dengan menekan pilihan benar pada pertanyaan konfirmasi. Pastikan nominalnya tidak salah ya, apalagi kalau sampai kelebihan angka 0.


Ambil Uang, Struk Transaksi, dan Kartu ATM mu

Setelah mengonfirmasi jumlah uang yang kamu ambil, silahkan tunggu beberapa saat untuk mesin ATM bekerja. Ambil lah uang yang sudah dikeluarkan oleh mesin ATM dan pastikan jumlahnya benar.

Setelah itu jangan lupa juga untuk mengambil struk transaksimu. Meski demikian ada beberapa ATM yang tidak mengeluarkan bukti transaksi loh, melainkan memunculkan nominal saldomu di layar ATM. Jadi pastikan saja ATM yang kamu gunakan mengeluarkan struk atau tidak.

Terakhir, jangan sampai lupa ya untuk mengambil kartu ATM mu kembali. Kalau sampai diambil orang kan repot!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *