Cara Tarik Tunai ATM BNI

BNI merupakan salah satu bank tertua yang didirikan di Indonesia, dan saat ini bisa dikatakan bahwa BNI termasuk salah satu bank terbesar yang ada di Indonesia. Terbukti dengan jumlah nasabahnya yang saat ini termasuk yang terbesar.

Selain itu BNI juga berkomitmen untuk menggaet pasar Indonesia yang mayoritasnya muslim, dengan membuat salah satu cabang syariah mereka. Keseriusan mereka pun tampak jelas dari cara mereka menjalankan bank syariah mereka.

Meski baru berusia 8 tahun, boleh dibilang BNI Syariah saat ini merupakan salah satu bank syariah yang paling maju jika dibandingkan dengan beberapa bank syariah lainnya.

Menariknya, BNI Syariah dan BNI Konvensional memiliki fitur tarik tunai menggunakan debit di mesin ATM manapun tanpa tambahan biaya. Nah tapi sebenarnya bagaimana sih cara tarik tunai ATM BNI?

Baca: Cara tarik tunai ATM CIMB Niaga


Carilah ATM BNI Terdekat

ATM BNI

Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentu saja dengan mencari mesin ATM BNI terdekat. Meski demikian, kalau Anda tidak bisa menemukan ATM BNI Anda tetap bisa menggunakan mesin ATM Bank lain.

Tapi tentu saja dengan konsekuensi Anda akan dikenai biaya administrasi sejumlah Rp6.500,- per kali penarikan tunai.

Kalau Anda orang yang cukup perhitungan, Anda bisa kok menggunakan jaringan ATM bersama Link. Alternatif lainnya yang bisa Anda lakukan adalah mengganti kartu Anda dengan kartu yang berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Baru deh Anda bisa tarik tunai gratis dimana saja.

Baca:


Masukkan Kartu ATM dan PIN

Masukkan kartu ATM

Setelah sukses menemukan ATM terdekat, Anda bisa langsung memasukkan kartu ATM yang Anda punya. Jangan lupa untuk memasukkan kartu tersebut dalam posisi yang benar ya, kalau tidak kartu Anda pasti akan tertahan.

Meski demikian bisa saja terjadi kerusakan pada mesin ATM tersebut sehingga kartu Anda masuk ke dalam mesin dalam posisi yang keliru. Nah kalau sudah begini dikhawatirkan kartu Anda akan tertelan, dan Anda harus mengurusnya deh ke kantor cabang BNI terdekat.

Setelah itu Anda akan diminta untuk memilih bahasa, pilih saja bahasa Indonesia. Lalu masukkan 6 digit PIN kartu debit Anda. Ketika memasukkan PIN kartu debit Anda, usahakan tutup tangan Anda dengan tangan yang satunya supaya tidak ada yang bisa mengintip dari belakang.

Baca:


Pilih Menu Tarik Tunai dan Pilih Nominal

Di dalam menu utama, Anda bisa langsung pilih menu Tarik Tunai. Setelah itu tinggal pilih nominal uang yang ingin Anda tarik. Biasanya ATM memberikan nominal tarik cepat sejumlah Rp100.000 dan keliaptannya atau Rp150.000,- dan kelipatannya.

Jika Anda tidak menemukan nominal yang ingin Anda tarik, Anda juga bisa kok memilih nominal lainnya dengan menekan Jumlah Lainnya. Setelah itu silahkan masukkan nominal yang sesuai dengan pecahan yang tersedia.

Baca:


Ambil Uang, Kartu, dan Struk

Terakhir konfirmasi jumlah uang yang akan Anda tarik, dan tekan Ya. Setelah itu tunggulah sebentar sampai mesin ATM tersebut mengeluarkan sejumlah uang yang Anda pilih sebelumnya. Proses ini biasanya memakan waktu 5-10 detik, tergantung mesin ATM nya.

Kalau sudah jangan lupa hitung uang yang dikeluarkan, kalau-kalau tidak sesuai. Kemudian jangan lupa ambil kartu debit Anda kembali. Terakhir ambil lah struk atau resi yang dikeluarkan oleh ATM sebagai bukti transaksi.

Nah tapi ketiga proses ini kadang-kadang tidak terjadi sesuai dengan urutan di atas loh. Pada beberapa ATM mungkin kartunya dikeluarkan lebih dulu. Namun yang jelas struk tidak mungkin dikeluarkan paling pertama, malahan ada beberapa mesin ATM yang tidak mengeluarkan struk.

Selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *