fbpx

Cara Tarik Tunai ATM BNI

BNI merupakan salah satu bank tertua yang didirikan di Indonesia, dan saat ini bisa dikatakan bahwa BNI termasuk salah satu bank terbesar yang ada di Indonesia. Terbukti dengan jumlah nasabahnya yang saat ini termasuk yang terbesar.

Selain itu BNI juga berkomitmen untuk menggaet pasar Indonesia yang mayoritasnya muslim, dengan membuat salah satu cabang syariah mereka. Keseriusan mereka pun tampak jelas dari cara mereka menjalankan bank syariah mereka.

Meski baru berusia 8 tahun, boleh dibilang BNI Syariah saat ini merupakan salah satu bank syariah yang paling maju jika dibandingkan dengan beberapa bank syariah lainnya.

Menariknya, BNI Syariah dan BNI Konvensional memiliki fitur tarik tunai menggunakan debit di mesin ATM manapun tanpa tambahan biaya. Nah tapi sebenarnya bagaimana sih cara tarik tunai ATM BNI?

Baca: Cara tarik tunai ATM CIMB Niaga


Carilah ATM BNI Terdekat

ATM BNI

Langkah pertama yang harus kamu lakukan tentu saja dengan mencari mesin ATM BNI terdekat. Meski demikian, kalau kamu tidak bisa menemukan ATM BNI kamu tetap bisa menggunakan mesin ATM Bank lain.

Tapi tentu saja dengan konsekuensi kamu akan dikenai biaya administrasi sejumlah Rp 6.500,- per kali penarikan tunai.

Kalau kamu orang yang cukup perhitungan, kamu bisa kok menggunakan jaringan ATM bersama Link. Alternatif lainnya yang bisa kamu lakukan adalah mengganti kartumu dengan kartu yang berlogo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional). Baru deh kamu bisa tarik tunai gratis dimana saja.

Baca:


Masukkan Kartu ATM dan PIN

Masukkan kartu ATM

Setelah sukses menemukan ATM terdekat, kamu bisa langsung memasukkan kartu ATM yang kamu punya. Jangan lupa untuk memasukkan kartu tersebut dalam posisi yang benar ya, kalau tidak kartumu pasti akan tertahan.

Meski demikian bisa saja terjadi kerusakan pada mesin ATM tersebut sehingga kartumu masuk ke dalam mesin dalam posisi yang keliru. Nah kalau sudah begini dikhawatirkan kartumu akan tertelan, dan kamu harus mengurusnya deh ke kantor cabang BNI terdekat.

Setelah itu kamu akan diminta untuk memilih bahasa, pilih saja bahasa Indonesia. Lalu masukkan 6 digit PIN kartu debitmu. Ketika memasukkan PIN kartu debitmu, usahakan tutup tanganmu dengan tangan yang satunya supaya tidak ada yang bisa mengintip dari belakang.

Baca:


Pilih Menu Tarik Tunai dan Pilih Nominal

Di dalam menu utama, kamu bisa langsung pilih menu Tarik Tunai. Setelah itu tinggal pilih nominal uang yang ingin kamu tarik. Biasanya ATM memberikan nominal tarik cepat sejumlah Rp 100.000 dan keliaptannya atau Rp 150.000,- dan kelipatannya.

Kalau kamu tidak menemukan nominal yang ingin kamu tarik, kamu juga bisa kok memilih nominal lainnya dengan menekan Jumlah Lainnya. Setelah itu silahkan masukkan nominal yang sesuai dengan pecahan yang tersedia.

Baca:


Ambil Uang, Kartu, dan Struk

Terakhir konfirmasi jumlah uang yang akan kamu tarik, dan tekan Ya. Setelah itu tunggulah sebentar sampai mesin ATM tersebut mengeluarkan sejumlah uang yang kamu pilih sebelumnya. Proses ini biasanya memakan waktu 5-10 detik, tergantung mesin ATM nya.

Kalau sudah jangan lupa hitung uang yang dikeluarkan, kalau-kalau tidak sesuai. Kemudian jangan lupa ambil kartu debitmu kembali. Terakhir ambil lah struk atau resi yang dikeluarkan oleh ATM sebagai bukti transaksi.

Nah tapi ketiga proses ini kadang-kadang tidak terjadi sesuai dengan urutan di atas loh. Pada beberapa ATM mungkin kartunya dikeluarkan lebih dulu. Namun yang jelas struk tidak mungkin dikeluarkan paling pertama, malahan ada beberapa mesin ATM yang tidak mengeluarkan struk.

Akhir kata, selamat mencoba!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *