fbpx

Cara Tarik Tunai ATM Bukopin 2019

Siapa yang tahu kalau Bank Bukopin merupakan singkatan dari Bank Umum Koperasi Indonesia. Pada awal berdirinya di tahun 1970, Bank Bukopin merupakan bank swasta yang memiliki target pada UKM, mikro,consumer, dan komersial.

Seiring dengan berkembangnya usaha yang dijalankan oleh Bank Bukopin, mereka pun kemudian melebarkan sayapnya kepada segmen yang lebih luas di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan berdirinya Bank Bukopin Syariah pada 9 Desember 2008.

Keseriusan Bank Bukopin pun diperlihatkan dengan beberapa layanan dengan keunggulannya masing-masing, dalam hal ini ATM Bukopin. Tapi bagaimana sebenarnya cara tarik tunai ATM Bukopin? Nah ini dia cara yang bisa kamu lakukan!

Baca:


1. Cari Mesin ATM Terdekat

Mesin atm terdekat

Langkah pertama, tentu saja kamu harus mencari mesin ATM yang paling dekat dengan posisimu saat ini. Sebisa mungkin carilah mesin ATM yang memang milik Bank Bukopin, dengan tujuan menghindari biaya transaksi tentu saja.

Namun apabila kamu tidak dapat menemukan ATM Bukopin, kamu tetap bisa kok melakukan tarik tunai dengan menggunakan jaringan ATM Bersama ataupun ATM Prima. Namun kamu akan dikenakan biaya transaksi sejumlah Rp 7.500,-

Baca:


2. Masukkan Kartu Debit Bukopinmu

Setelah menemukan ATM terdekat, kamu bisa langsung memasukkan kartu debit yang kamu miliki. Pastikan kartu berada dalam posisi yang benar, atau sensor ATM akan mendeteksi hal tersebut dan tidak akan terbuka, sampai kamu meletakkan kartu dalam posisi yang tepat.

Meski demikian saran kami berhati-hatilah dalam memasukkan kartu debitmu, bisa jadi posisi kartumu salah dan sensor di ATM tersebut sedang rusak. Bisa jadi kartumu masuk ke dalam mesin ATM dalam posisi salah dan malah tertelan deh.

Baca:


3. Masukkan PIN dan Pilih Bahasa

Setelah berhasil memasukkan kartu debitmu, kamu akan ditanya mengenai preferensi bahasa. Pilih saja Bahasa Indonesia apabila kamu memang seorang inlander, untuk menghindari kekeliruan saat menggunakan ATM.

Kemudian masukkanlah 6-digit PIN yang kamu miliki. Jangan lupa pastikan tidak ada orang yang mengintipmu saat kamu memasukkan nomor PIN tersebut. Sebisa mungkin tutuplah tangan yang kamu gunakan untuk memasukkan PIN tersebut.

Baca: Cara tarik tunai ATM CIMB Niaga


4. Pilih Tarik Tunai dan Masukkan Nominal

Kalau kamu memasukkan PIN dengan benar, kamu akan langsung masuk ke dalam menu utama. Di dalam menu utama pilihlah pilihan Tarik Tunai untuk masuk ke menu penarikan uang tunai di ATM tersebut.

Nah kamu akan diberikan beberapa pilihan penarikan tunai secara default. Biasanya jumlahnya akan sesuai dengan pecahan yang ada di dalam mesin ATM tersebut, bisa jadi Rp 50.000,- tapi bisa jadi juga hanya tersedia pecahan Rp 100.000,-

Kalau kamu ingin melakukan penarikan dengan jumlah tertentu kamu bisa memilih pilihan Penarikan Jumlah Lain untuk kemudian memasukkan jumlah uang tertentu yang ingin kamu ambil.

Setelah itu lakukan konfirmasi penarikan dan tekan Ya. Oh iya, khusus untuk kamu pengguna debit Bukopin, berdasarkan informasi terakhir dari laman resmi Bukopin limit tarik tunai untuk seluruh jenis kartu ATM Bukopin per harinya adalah Rp 10.000.000,- saja ya.


5. Ambil Uang, Struk, dan Kartu Debitmu

Kalau kamu sudah mengonfirmasi penarikan tunai, tunggu selama 5 sampai 10 detik hingga uang yang ingin kamu ambil dikeluarkan oleh mesin ATM. Setelah itu tunggu kembali selama 5 hingga 10 detik sampai kartu debitmu dikeluarkan oleh mesin ATM.

Terakhir tunggu resi atau struk bukti penarikan tunai dikeluarkan, namun pada beberapa mesin ATM memang resi ini tidak dikeluarkan namun hanya ditampilkan di layar ATM.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *