fbpx

Contoh Proposal Usaha Makanan: Update

Di era sekarang banyak orang yang mencoba peruntungannya untuk menjadi seorang wirausaha alias entrepreneur. Hal ini disebabkan semakin mudahnya akses informasi yang masuk kepada kita, berkat internet tentu saja.

Ada banyak hal yang perlu disiapkan oleh seseorang yang ingin membuat usaha makanannya sendiri, mulai dari modal usaha, perencanaan sistem, perencanaan bangunan, perencanaan pemasaran, hingga perencanaan tata kelola manajemen.

Di luar itu ada satu aspek yang biasanya baru akan dipikirkan oleh seorang wirausahawan setelah bisnisnya sudah cukup baik dan ingin naik kelas, yakni mencari investor ataupun pemodal usaha yang baru.

Untuk bisa mencari investor ataupun pemodal usaha ada kalanya kamu diharuskan untuk membuat proposal usaha. Tapi bagaimana sih contoh proposal usaha makanan yang baik? Yuk disimak saja.

Komponen Proposal Usaha Makanan

proposal usaha

Pada dasarnya tidak ada aturan baku yang megharuskan kamu menuliskan proposal usaha makanan dalam format tertentu. Tapi ingatlah prinsip ini, bahwa proposal yang kamu buat tersebut harus menggambarkan bisnismu secara umum.

Artinya investor yang memegang dan membaca proposal usaha makananmu itu harus mengerti siapa kamu dan bisnis apa yang sedang kamu jalankan saat ini. Untuk itu ada beberapa komponen penting yang tidak boleh terlewat:

  • Identitas perusahaan – di bagian ini kamu harus menjelaskan perusahaanmu secara umum. Kamu boleh menambahkan orang-orang dan keorganisasian di dalam perusahaanmu. Bila cukup percaya diri kamu pun boleh menambahkan visi serta misi perusahaanmu di dalam proposal bisnis makananmu.
  • Tujuan dan maksud – ada beberapa perusahaan yang mencantumkan tujuan dan maksud kegiatan usaha. Bagian ini menurut kami tidak terlalu penting, apalagi kalau yang kamu tulis adalah hal-hal klise seperti ‘mendapatkan keuntungan, menarik minat konsumen’ dan sebagainya. Kamu boleh menuliskan tujuan dan maksud usaha bila menurutmu di dalam sana bisa kamu selipkan nilai atau value yang dianut oleh perusahaanmu, dan ini penting karena bisa menjadi daya tarik tambahan bagi si investor.
  • Latar belakang usaha – ini merupakan bagian penting yang pasti akan dikorek habis-habisan oleh para investor. Mereka harus mengerti mengapa usahamu ini begitu penting dan harus dibantu oleh mereka.
  • Perencanaan – para pembuat proposal usaha makanan biasanya memasukkan sub bagian segmentasi pasar, targeting, positioning, hingga analisis swot. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa menunjukkan kepada para investor bahwa mereka telah melakukan analisis mendalam mengenai bisnis mereka sehingga investor bisa yakin untuk menanamkan modalnya di dalam perusahaan mereka.
  • Deskripsi bisnis – di bagian ini kamu harus menjelaskan kepada para investor sistem bisnis yang kamu punya. Mulai dari perencanaan anggaran, alur produksi, hingga manajemen risiko terhadap bisnis yang akan kamu jalankan. Buatlah selengkap mungkin tapi jangan sampai ‘njlimet’ ya karena bisa-bisa investor malas membacanya.
  • Penutup – sama seperti pembuatan proposal apapun (pada umumnya), sertakanlah ucapan terima kasih kepada pembaca di dalam penutup ini. Bila memungkinkan boleh sertakan kesimpulan di dalam bagian ini.

Nah karena kamu sudah membaca beberapa bagian yang harus ada di dalam proposal usaha makanan, berikut ini adalah contoh proposal usaha makanan yang boleh kamu tiru dan copy paste formatnya!

Contoh Proposal Usaha Makanan: Nasi Goreng Kulit ‘Coy’

Profil Perusahaan

PT Nasi Indonesia Merdeka (NIM) merupakan perusahaan yang didirikan oleh Dimas dan Zahir pada tahun 2019. Perusahaan ini merupakan perusahaan pertama yang mereka buat setelah sebelumnya 10 tahun malang melintang di usaha kuliner.

PT NIM memiliki tekad untuk membuat nasi goreng kekinian dengan tampilan mewah, rasa nikmat, namun harga yang murah. Salah satu solusinya adalah dengan membuat produk unggulan berupa topping kulit ayam renyah.

Kami pun bertekad untuk mempopulerkan makanan yang kami anggap cukup baru dan belum pernah ada sebelumnya di pasaran terjual dalam jumlah yang besar. Apalagi bila menilik bahwa ayam merupakan salah satu unggas yang menjadi bahan baku utama dalam dunia kuliner di Indonesia.

Mengapa Nasi Goreng Kulit

Ada beberapa alasan penting mengapa di antara sekian banyak pilihan kuliner kami memilih lini utama kami nasi goreng kulit. Berikut ini adalah beberapa poin yang bisa diperhatikan:

  • Nasi goreng merupakan salah satu makanan kaki lima yang sangat digemari oleh orang-orang Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari unsur budaya dimana nasi goreng merupakan salah satu kuliner yang dibawa oleh masyarakat Tionghoa di Indonesia.
  • Seiring dengan berkembangnya zaman, nilai serta rupa dari nasi goreng semakin tinggi. Sehingga banyak orang yang berminat terhadap nasi goreng namun merasa berat karena harganya yang semakin mahal.
  • Ayam merupakan salah satu unggas yang menjadi bahan baku utama di dalam dunia kuliner di Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki makanan dengan bahan baku ayam, sehingga masyarakat Indonesia sudah pasti familiar dengan kuliner olahan ayam ini.
  • Kulit memang salah satu bagian yang tidak digemari oleh masyarakat, oleh karena itulah seringkali kulit menjadi limbah yang dibuang. Hasilnya tentu saja harga kulit ayam yang saat ini menjadi murah. Menariknya dengan harga yang murah tersebut, kulit justru digemari oleh masyrakatan dengan segmentasi tertentu sehingga tidak menutup kemungkinan akan banyaknya pembeli dari makanan jenis ini.
  • Sebagaimana yang kita ketahui bahwa salah satu bisnis yang memiliki perputaran amat cepat adalah bisnis makanan alias kuliner. Lebih jauh lagi untuk kuliner dengan segmentasi pasar se-spesifik ini, tentu saja peluangnya masih amat besar. Artinya dengan pesaing usaha yang masih sedikit, masih amat besar kesempatan kami untuk terus tumbuh dan berkembang.

Perencanaan Usaha

Sebelum menjalankan usaha kami, kami telah melakukan beberapa analisis pasar yang cukup penting. Berikut ini adalah hasil dari analisis pasar yang telah kami lakukan:

Survey pasar – segmentasi pasar dari nasi goreng kulit Coy ini mencakup seluruh lapisan masyarakat dari seluruh kelompok umur (usia di atas 5 tahun hingga orang dewasa).  Calon target pasar bisa jadi mahasiswa, siswa, hingga keluarga yang ingin menikmati makan bersama di kedai.

Nama usaha – pemilihan nama Coy digunakan karena menurut kami cukup mudah diucapkan oleh masyarakat Indonesia dan tentu karena nama ini cukup simpel, menurut kami akan sangat mudah untuk diingat oleh masyarakat.

Strategi pemasaran – untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat ada beberapa cara yang kami terapkan. Namun karena saat ini masyarakat sedang gandrung dengan gawai (gadget) maka fokus utama kami adalah dengan melakukan promosi via media sosial. Adapun langkah-langkah yang akan kami lakukan adalah sebagai berikut ini:

  1. Membuat akun media sosial Nasi Goreng Kulit Coy di beberapa platform utama seperti Instagram, Facebook, serta Twitter.
  2. Melakukan beberapa promosi yang berkaitan dengan media sosial seperti ‘selfie = diskon 20%’ dan metode lainnya yang mungkin akan kami bahas kemudian.
  3. Menerima orderan dalam jumlah besar, mengingat produk utama yang kami jual merupakan produk makanan. Pengorderan dalam jumlah besar akan diberikan bonus baik berupa potongan harga ataupun penambahan produk. Hal ini pun akan kami bahas kembali kemudian.
  4. Kami juga akan melakukan penjualan langsung kepada pasar tertentu seperti mahasiswa, pelajar, dan pekerja. Penjualan langsung bisa berupa pengiriman makanan rutin ataupun order jumlah besar dalam kegiatan-kegiatan tertentu.

Situasi Persaingan dan Risiko Usaha – sebagaimana usaha yang dijalankan di bidang lainnya, tentu ada persaingan usaha dan risiko usaha yang perlu kami identifikasi serta kami mitigasi sehingga bisa meminimalisasi potensi kerugian di masa mendatang.

Kami berencana untuk membuat usaha ini di daerah Bogor Barat, dan hingga saat ini belum ada jenis usaha serupa yang telah dibuka di area ini. Dengan peluang ini kami berusaha untuk membuka pasar dan menjadi leader di market ini, khususnya untuk masakan nasi goreng kulit ayam ini.

Untuk saat ini risiko usaha yang mungkin kami dapatkan adalah:

  1. Masyarakat yang menolak karena menu yang kami tawarkan kurang sesuai baik dari segi rasa ataupun dari segi harga.
  2. Dimungkinkan bagi konsumen merasa bosan apabila menu yang kami tawarkan monoton dan minim variasi.
  3. Lokasi kedai makanan berada di tengah kota, dan belum ada pemasok di area sekitar. Sehingga dimungkinkan terjadi tersendatnya pasokan bahan baku kulit ayam.

Manajemen risiko – untuk beberapa situasi di atas, kami merumuskan beberapa cara yang kami yakini bisa menanggulangi risiko tersebut, yakni:

  1. Melakukan riset pasar secara kontinyu dan terus menerus untuk kemudian menyesuaikan hasilnya dengan keinginan pasar.
  2. Melakukan perubahan dan pembaruan menu makanan yang ada.
  3. Mencari pemasok kulit ayam yang bisa menyuplai bahan tersebut sesuai dengan permintaan kami.

Deskripsi Bisnis

Nasi goreng kulit Coy merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kuliner, berupa makanan. Kami membuat makanan berupa nasi goreng kulit, dengan berbagai macam varian bumbu maupun topping.

Beberapa menu awal yang akan kami luncurkan misalnya:

  1. Nasi goreng kulit bumbu rendang.
  2. Nasi goreng kulit aceh.
  3. Nasi goreng kulit kemangi.
  4. Nasi goreng kulit rempah spesial ‘Coy’.
  5. Nasi goreng kulit oriental.

Tidak menutup kemungkinanan di masa mendatang kami akan membuat menu baru yang akan menyesuaikan dengan pasar.

Keunikan Nasi Goreng ‘Coy’ – kami menyediakan mainan-mainan boardgame hingga permainan kartu yang bisa dimainkan di masing-masing meja. Fasilitas ini khusus kami berikan bagi orang yang datang bersama keluarga ataupun teman.

Selain itu kami memisahkan area keluarga dengan area merokok. Hal ini tentunya demi mendukung lingkungan yang tetap sehat bagi keluarga, namun tetap memberikan sedikit ruang bagi perokok yang ingin merokok di tempat kami.

Kesimpulan

Sebagai salah satu lahan bisnis yang cukup populer, bisnis kuliner boleh dibilang merupakan salah satu bisnis yang tidak akan pernah mati. Lebih jauh lagi salah satu jenis makanan yang cukup populer untuk dijadikan lahan bisnis adalah nasi goreng.

Namun seiring dengan perkemabangan zaman, banyak orang yang mulai menjual nasi goreng kekinian dengan harga yang terbilang tinggi. Nasi Goreng Kulit ‘Coy’ hadir untuk menjawab keresahan tersebut.

Diharapkan kami mampu bersaing sebagai nasi goreng kekinian yang mampu tampil dengan harga yang ‘tradisional’ sebagaimana pada awalnya dimana nasi goreng merupakan makanan jajanan kaki lima.

Mengapa Proposal Usaha Makanan ini Penting?

Itulah tadi contoh proposal usaha makanan paling sederhana yang bisa kamu buat. Pada dasarnya kamu bisa bebas berkreasi menuangkan idemu se’liar’ mungkin. Tujuannya tentu saja agar banyak investor yang bisa tertarik dengan ide yang kamu punya.

Proposal usaha ini penting bagi sebagian pengusaha, dan tidak penting bagi sebagian lainnya. Penting bagi kamu yang sedang berada dalam fase menarik investor dan sudah cukup established sebagai perusahaan, dan tidak benar-benar penting bagi kamu yang benar-benar masih nol.

Karena biasanya investor pun tidak akan mau menaruh uang mereka pada pebisnis yang masih hijau, dengan pengalaman bisnis yang masih nol, dan bisnis yang sama sekali belum berjalan dan menghasilkan.

Kamu baru akan bisa mengajukan proposal ini ketika kamu sudah memiliki cukup pengalaman di dalam berbisnis dan ketika bisnis yang kamu punya sudah cukup baik sehingga bisa meyakinkan investor untuk menaruh modalnya di perusahaanmu.

Selain itu perlu diingat bahwa proposal usaha makanan dan bisnis lainnya merupakan hal yang serupa, dan yang membedakannya hanyalah konten alias isi dari proposal itu sendiri. Sehingga kami juga menyarankan kamu untuk banyak-banyak belajar dari tempat lain ya!

Nah semoga informasi seputar proposal usaha bisnis makanan ini bisa bermanfaat untukmu ya, selamat berbisnis!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *