fbpx

Gaji Anggota Kopassus Terbaru di 2019!

TNI atau Tentara Nasional Indonesia terdiri dari 3 matra. Yakni Darat, Laut dan Udara dan masing-masing matra memiliki pasukan khusus. Salah satunya adalah pasukan khusus milik Angkatan Darat yaitu Kopassus. Kopassus adalah akronim dari Komando Pasukan Khusus, pasukan ini termasuk bagian dari Komando Utama (KOTAMA) tempur yang dimiliki oleh TNI Angkatan Darat.

Kopassus memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, pengintaian dan anti teror, serta menembak dengan tepat. Tugas-tugas tersebut adalah hal yang sulit untuk dilakukan, para anggota Kopassus harus memiliki inteligency dan kecerdasan yang cukup tinggi.

Tugas dari anggota Kopassus juga bukan hanya perang, tetapi juga bantuan kemanusiaan, operasi anti insurjensi, separatisme, dan pemberontakan, perbantuan terhadap kepolisian/pemerintah serta pengamanan VVIP.

Anggota Kopassus juga dapat dikenali dengan mudah, jika Anda menemui anggota TNI dengan baret merah itu adalah salah satu dari anggota Kopassus. Sehingga pasukan ini sering disebut sebagai Pasukan Baret Merah. Kopassus juga memiliki motto “Berani, Benar, Berhasil”

Apakah Anda tertatik untuk menjadi anggota Kopassus dari TNI Angkatan Darat? Untuk menjadi anggota Kopassus tidak semudah yang Anda bayangkan dan tidak langsung bisa menjadi anggota Kopassus begitu saja.

Untuk menjadi anggota Kopassus Anda harus mengikuti tes untuk menjadi anggota TNI terlebih dahulu hingga nantinya Anda menjadi bagian dari anggota TNI yang sudah aktif bertugas. Sebelum mendaftar menjadi anggota TNI, pahami dahulu syarat-syarat menjadi anggota TNI berikut ini.

A. Persyaratan Umum Pendaftaran Anggota TNI AD

  • Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Beriman dan Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  • Setia kepada Negara Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia 1945.
  • Berumur paling rendah 18 tahun dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama.
  • Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis oleh oleh Kepolisian Republik Indonesia.
  • Sehat jasmani dan rohani serta tidak berkacamata; dan
  • Tidak sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

B. Persyaratan Khusus Pendaftaran Anggota TNI AD

  • Laki-laki dan/atau perempuan, bukan anggota/mantan prajurit TNI/Polri dan PNS TNI.
  • Berijazah miniman SMA / MA / SMK baik negeri atau swasta yang terakreditasi sesuai kebutuha, dengan memenuhi persyaratan nilai rata-rata (akan diupdate setiap tahun.)
  • Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama menjalani pendidikan pertama sampai dengan 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan pertama.
  • Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun.
  • Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  • Harus mengikuti pemeriksaan / pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan yang meliputi : administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi, psikologi dan akademik.

Baca Juga:

C. Persyaratan Tambahan Pendaftaran Anggota TNI AD

  • Harus ada surat persetujuan dari orang tua/wali. Dan orang tua/wali selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak boleh melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan maupun penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun.
  • Bagi yang memiliki ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan kemendikbud, harus mendapat pengesahan dari Kemendikbud.
  • Tidak bertato / bekas tato dan tidak ditindik / bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat.
  • Bagi yang sudah bekerja diharuskan:
    • Melampirkan surat persetujuan / ijin dari kepala dinas / jawatan / instansi yang bersangkutan.
    • Bersedia diberhentikan dari status pegawai, bila diterima menjadi anggota TNI AD.
  • Melampirkan surat keterangan dari Babinsa setempat dengan diketahui Lurah / Kades asal tempat tinggal.
  • Bersedia untuk mematuhi peraturan bebas KKN baik langsung maupun tidak langsung, apabila terbukti secara hukum melanggar sebagaimana yang dimaksud, maka harus bersedia dinyatakan tidak lulus dan atau dikeluarkan dari pendidikan, jika pelanggaran tersebut ditentukan kemudian hari pada saat mengikuti pendidikan pertama.

Tes Menjadi Anggota Kopassus

Hanya prajurit yang memiliki mental baja yang bisa menjadi anggota Kopassus, Pasalnya nilai standar fisik untuk prajurit non komando adalah 61, namun harus mengikuti tes prajurit komando, nilainya harus 70. Dan juga harus memiliki kemampuan untuk menembak dan berenang nonstop sejauh 2000 meter.

Tahap Pertama,

Tahap yang harus dilalui adalah tahap Basis, yaitu pemusuatan pelatihan di Pusat Pendidikan Batujajar Bandung. Disini, calon prajurit komando dilatih ketrampilan dasar. Seperti menembak, teknik dan taktik tempur, operasi raid, perebutan cepat, serangan unit komando, navigasi darat, dan berbagai ketrampilan lain.

Tahap Kedua,

Dilanjutkan dengan tahap hutan Gunung yang diadakan di Citatah, Bandung. Disini para calon prajurit akan dilatih untuk menjadi pendaki serbu, penjejakan, anti penjejakan, survival di tengah hutan.

Dalam pelatihan survival, para prajurit harus bisa bertahan hidup dengan makanan alami yang tersedia di hutan. Maka dari itu para prajurit harus bisa membedakan tumbuhan yang beracun dan yang dapat dimakan.

Tahap Ketiga,

Tahap terakhir adalah latihan hutan gunung yang akan diakhiri dengan longmarch dari situ lembang samoai cilacap dengan membawa amunisi, tambang peluncur dan perlengkapan perorangan.

Nah apakah besarnya uang yang diterima anggota tersebut sebanding dengan apa yang sudah dikerjakan? Ternyata anggota tersebut akan menerima sesuai dengan pangkatnya masing-masing.

Contoh saja pangkat paling rendah di bintara TNI AD berpangkat Sersan Dua (SERDA) akan menerima gaji pokok sebesar Rp. 2.003.000 ditambah tunjangan-tunjangan yang ada. Begitu juga dengan pangkat-pangkat yang ada diatasnya

1 Comment

  1. muhammad ridho hanif annafi

    May 23, 2019 at 2:52 pm

    gaji kopassus berapa ?

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *