Ini Penghasilan Driver Go-Car, Bikin Ngiler!

Sejak tahun 2015 kehidupan para pekerja kantoran, anak sekolah, hingga para mahasiswa berubah sangat drastis. Hal ini tidak lain karena kehadiran startup transportasi massal yang mengubah sistem transportasi massal di Indonesia secara tiba-tiba.

Gojek adalah salah satunya, dengan berbagai macam layanan yang diberikan seperti Go-Ride, Go-Mart, Go-Food, hingga Go-Med dan yang akan kita kupas tuntas pada kesempatan kali ini yakni Go-Car!

Tapi Alphapay tidak akan banyak membahas Go-Car dari sisi penumpang loh, melainkan dari sisi mitra alias drivernya. Kami akan mencoba mengulas secara mendetil tentang berapa sebenarnya penghasilan driver Go Car, apakah layak dan jauh diatas gaji UMR?

Yuk kita langsung bahas!

Baca juga: Berapa gaji pramugari sebenarnya?


Penghasilan Dasar Driver Go Car

Driver go car dan blue bird

Setelah sekian lama berkutat dengan tarik ulur aturan tarif dasar Go Car, Pada bulan Desember 2018 pemerintah mengeluarkan aturan terpadu melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 118, Tahun 2018 Tentang Penyelenggaraan Angkutan Sewa Khusus.

Berdasarkan aturan ini pihak Gojek selaku penyedia jasa angkutan berhak menetapkan tarif yang batas atas maupun batas bawahnya ditetapkan oleh Menteri Perhubungan sebelumnya. (Cek gaji masinis di Indonesia)

Nah berdasarkan aturan yang baru ini batas bawah tarif taksi online adalah Rp 3.500,- dan batas atasnya adalah Rp 6.000,-. Secara mendetil Alphapay tidak bisa memberikannya kepada anda secara lengkap.

Hal ini karena bervariasinya tarif Go Car, selain karena aturan tersebut, tarif dasar juga bisa berbeda sesuai dengan peraturan Gubernur setempat dan aturan dari Gojek di wilayah yang berkaitan.

Tapi berdasarkan pengalaman beberapa driver Go Car saat ini, penghasilan Driver Go Car yang paling dasar, tanpa embel-embel poin dan bonus lainnya, saat ini bisa mencapai pendapatan bersih Rp 150.000,- hingga Rp 250.000,- dengan jam kerja normal (sekitar 8 jam sehari). Agak jauh dengan penghasilan para driver Grab Car tentunya.

Jadi kalau anda libur di hari minggu misalnya, setidaknya anda bisa mendapatkan sekitar Rp 5.000.000,- loh per bulannya! Belum lagi bonus-bonus dan poin yang bisa anda dapatkan, apakah itu? Yuk kita bahas!


Skema Poin dan Bonus Baru

Sebagaimana hal nya para driver Go Ride, Go Jek juga telah menetapkan peraturan baru mengenai skema poin maupun bonus yang baru. Berdasarkan laman resmi Go Jek, aturan baru tersebut berlaku sejak Desember 2018.

poin driver go car di aplikasi

Kalau dulu anda yang menjadi driver Go Car harus bekerja keras dengan check point yang sama antar driver untuk mengejar bonus, sekarang check point untuk kejar bonus masing-masing driver adalah berbeda.

Aplikasi nantinya secara otomatis akan menghitung rata-rata pencapaian poin anda dalam 2 minggu terakhir, baik di hari biasa dan di akhir pekan. Nantinya poin target yang harus anda kejar bisa jadi berbeda dengan rekan driver lain, dan begitupula bonus yang bisa didapatkan.

Supaya tidak membingungkan, Alphapay telah membuatkan anda simulasi poin yang bisa anda terapkan sendiri.

Katakanlah Bapak Apay adalah seorang driver Go Car di daerah Jakarta dengan poin yang terkumpul sehari-harinya sebagai berikut:

PekanPeriodeTutup PoinHari Aktif
SeninSelasaRabuKamisJumatSabtuMingguTotal
Pekan-1Senin-Jumat1359010374
Sabtu-Minggu150151
Pekan-2Senin-Jumat161091113595
Sabtu-Minggu410142

 

Pencapaian poin Pak Apay di hari senin sampai jumat minggu pertama dan kedua adalah 37 ditambah 59 yakni 96 poin dengan jumlah hari aktif total 9 hari. Sementara pencapaian poin Pak Apay di akhir pekan dua minggu terakhir adalah 15 tambah 14 yakni 29 dengan hari aktifnya 3 hari saja.

Maka pencapaian rata-rata Pak Apay di hari biasa adalah 96 poin dibagi 9 hari atau sekitar 10,6 poin dan di akhir pekan adalah 29 poin dibagi 3 hari yakni 9,67 poin.

Nah nantinya target poin dasar yang harus dicapai Pak Apay akan mendekati kedua poin di atas, yakni yang mendekati 10,6 di hari kerja dan yang mendekati 9,67 di akhir pekan. Target poin Pak Apay akan berbeda bila rekannya memiliki rerata poin hari kerja misalnya 5, dan akhir pekan hanya 3.

Meski target poin Pak Apay lebih tinggi, potensi bonus yang bisa didapatkan Pak Apay akan jauh lebih tinggi dibanding rekannya tadi.

Cek juga: Cara daftar jadi partner Go-Food


Skema Poin Jabodetabek

Pertanyaan selanjutnya, berapa target poin dasar dan bonusnya masing-masing? Sebenarnya untuk pertanyaan ini jawabannya amat bervariasi antar daerah. Yang terbesar tentu saja daerah Jabodetabek.

Tapi khusus untuk pembahasan ini kami akan menjabarkan skema poin lengkap khusus di Jabodetabek saja, untuk anda yang berada di daerah lain, mungkin anda bisa mencari tahu sendiri. Tapi pada dasarnya sih tidak banyak perbedaan yang berarti. Yuk lanjut!

Untuk memudahkan anda, kami mengambil tabel skema poin terbaru langsung dari laman website Go Jek. Sekali lagi skema ini berlaku khusus untuk daerah Jabodetabek ya.

Skema poin go car jabodetabek

Sebagaimana yang bisa anda lihat, anda bisa mendapatkan bonus yang berbeda-beda dengan rekan-rekan driver anda dan seluruhnya bergantung dari aktivitas anda dua minggu terakhir. Yang jelas maksimal anda bisa mendapatkan Rp 425.000,- bonus per hari!


Poin Dasar?

Lalu bagaimana caranya mendapatkan poin-poin tersebut? Caranya adalah dengan narik tentunya!

Satu kali anda menjalankan orderan, anda akan mendapatkan 1 poin, dan khusus area Jabodetabek anda bisa mendapatkan tambahan 0,5 poin apabila mengambil orderan pada senin sampai jumat pukul 16.00 hingga 19.00.

Bagi anda yang narik di daerah Jakarta, ada poin tambahan yang bisa anda dapatkan lho. Anda bisa cari orderan di daerah SCBD, Jl. Prof DR. Satrio, Grand Indonesia, dan Senayan pukul 18.00 hingga 22.00 di hari senin sampai jumat untuk mendapatkan tambahan 1 poin.

Sementara anda yang ambil orderan di area Blok M, Melawai, dan sekitarnya di hari senin sampai Jumat pukul 16.00 hingga 20.00, anda berhak mendapatkan tambahan poin sebesar 0,5 poin. Bayangkan kalau seluruhnya anda jumlah, wuih menarik bukan?


Adakah Cara Lain Menambah Penghasilan Driver Go Car?

Sebenarnya ada satu cara lagi untuk menambah penghasilan seorang driver Go Car, yakni dengan mengaktivasi layanan Go Car L. Namun fitur ini hanya dapat diaktivasi oleh anda yang khusus memiliki kendaraan dengan 6 bangku penumpang alias 6 seater car.

Mobil kapasitas 6 orang go car app

Dengan kapasitas yang lebih besar itu, Go Jek menghargai setiap order yang anda ambil dengan harga 20% lebih mahal daripada harga normal. Hal ini tentu amat menarik, toh rata-rata pengemudi Go Car sebenarnya memiliki mobil dengan kapasitas 6 orang.

Namun dengan aktivasi fitur L ini, tentu saja order yang akan masuk kemungkinan akan lebih sedikit. Karena mungkin akan lebih jarang konsumen yang memang mencari mobil-mobil besar. Paling-paling hanya 10% dari seluruh penumpang toh?

Penghasilan Driver Go Car memang tidak tentu, tapi bisa kita hitung loh berapa pendapatan potensialnya. Anggaplah anda mencapai target poin bonus 21 poin atau sekitar Rp 425.000,- dengan jumlah order rata-rata sekitar 16 order dengan masing-masing Rp 20.000,-

Artinya pendapatan kotor harian anda adalah sekitar Rp 745.000,- dikurang dengan biaya makan dan bensin, setidaknya anda bisa mendapatkan pendapatan bersih Rp 400.000,- hingga Rp 500.000,- per harinya.

Berarti dalam sebulan maksimal anda bisa saja mendapatkan Rp 12.000.000,-. Menggiurkan bukan? Apakah sekarang anda mulai tertarik untuk pindah profesi?

2 Comments

  1. mohamadjamburi

    June 3, 2019 at 4:52 am

    Mantap jiwa buat tambahan penghasilan atau jadi penghasilan pokok?

    Reply
  2. Tjan Kian Liang

    June 10, 2019 at 5:33 pm

    kesempatan kerja yg baik dan flexibel

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *