Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa rezeki itu 99% nya ada di tangan pebisnis. Oleh karena itu jangan jadi pekerja kalau kamu mau jadi orang kaya, tapi jadilah pebisnis untuk menjadi orang kaya.

Ungkapan tersebut bisa dibilang ada benarnya sih, karena 10 orang terkaya di Indonesia saja seluruhnya adalah pebisnis. Sayangnya gak semua orang berbakat menjadi pebisnis besar. Ada juga orang yang terseok-seok di dunia bisnisnya sendiri.

Barangkali kamu juga salah satunya, sehingga kamu memutuskan untuk memilih salah satu dari ribuan profesi yang ada di muka bumi ini. Tapi ngomong-ngomong soal profesi, sebenarnya profesi atau pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia tuh apa aja sih?

Tapi sebelumnya disclaimer dulu ya, gak semua dari daftar di bawah ini yang memiliki pendapatan bersumber dari gaji. Terutama beberapa profesi yang sifatnya jasa seperti dokter dan pengacara. Karena pendapatan mereka tentu saja bergantung dengan jumlah klien mereka.


Dokter Spesialis

Dokter spesialis

Gaji seorang dokter umum di Indonesia boleh dibilang cukup menyedihkan, rata-rata masih di bawah Rp 10 juta loh. Bahkan di beberapa daerah gaji seorang dokter umum masih ada yang dibawah UMR.

Akan tetapi berbeda hal nya dengan gaji atau pendapatan seorang dokter spesialis di Indonesia. Berdasarkan sumber yang kami dapatkan, paling sedikit dokter spesialis bisa mendapatkan Rp 20 juta per bulannya, dan paling banyak ada yang bisa mendapatkan hingga Rp 2 miliar per bulannya.

Pada dasarnya seorang dokter spesialis bisa dibagi menjadi 2 yakni seorang dokter bedah dan non bedah. Contoh dokter bedah misalnya dokter bedah umum, bedah tulang (ortopedi), bedah saraf, bedah jantung, bedah pembuluh darah, dokter kandungan, hingga dokter mata dan THT.

Sementara pekerjaan dokter non bedah misalnya dokter jantung, dokter penyakit dalam, dokter paru, dokter patologi klinik, dokter anestesi, dokter radiologi, hingga dokter kulit dan dokter saraf. Intinya sih dokter non bedah tidak menggunakan pisau bedah dalam praktiknya.

Cek mata

Keahlian yang berbeda-beda inilah kemudian yang membuat pendapatan seorang dokter spesialis menjadi sangat bervariasi. Bahkan variasinya boleh dibilang memiliki rentang yang sangat lebar.

Faktor kedua yang membuat variasi ini begitu lebar adalah banyaknya pasien yang mereka miliki. Mengingat dokter sama dengan tukang ojek dimana “kalo gak narik ya ga dapet uang”. Mereka mengandalkan pendapatan per pasiennya dibandingkan uang duduk atau uang bulanan di rumah sakit dan klinik.

Secara umum dokter bedah memiliki penghasilan rata-rata yang lebih tinggi dibandingkan dengan dokter non bedah. Hal ini tentu saja karena risiko dan jam kerjanya yang jauh lebih tinggi.

Kalo kamu bilang dokter adalah pekerjaan yang mengabdi, tentu saja itu benar. Tapi tentu mereka juga layak dibayar mahal mengingat mereka butuh waktu lebih dari 10 tahun untuk menjadi seorang dokter spesialis.

Dalam waktu 10 tahun itupun mereka tidak diperkenankan membuka praktik dokter, sehingga sama sekali enggak mendapatkan penghasilan apapun selama rentang 10 tahun menjalani pendidikan tersebut.

Belum lagi risiko paparan penyakit yang amat tinggi. Menurut laporan beberapa lembaga kesehatan di Amerika, dokter merupakan salah satu populasi dengan risiko terjangkit penyakit amat tinggi loh.

Jadi gak heran kan kalau pendapatan yang mereka hasilkan, terutama bagi para dokter spesialis bisa menjadi termasuk yang tertinggi bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia.


Pengacara

pengacara terkenal

Sama hal nya dengan dokter, pengacara merupakan salah satu profesi idaman khususnya bagi para mahasiswa yang berasal dari jurusan IPS. Selain pekerjaannya yang sama-sama menarik dan tidak monoton, seorang pengacara diketahui bisa mendapatkan penghasilan yang WOW loh!

Sama pula dengan dokter, bagi seorang pengacara yang bekerja di firma hukum mungkin penghasilannya gak akan sebesar penghasilan beberapa pekerjaan yang kami cantumkan di sini. Tapi beda halnya bagi pengacara yang memiliki nama dan tentunya klien-klien besar.

Sebut saja Alm. Bapak Adnan Buyung Nasution yang pernah dibayar hingga Rp 6 miliar untuk kasus sengketa pemilu di tahun 2014, atau Hotma Sitompul yang dibayar ratusan juta rupiah per kasus, dan OC Kaligis yang tarifnya mencapai Rp 7 juta per jamnya!

Sementara bagi pengacara muda yang masih minim pengalaman, berdasarkan pernyataan dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) mereka bisa mendapatkan gaji hingga Rp 15 juta per bulannya.

Kalau sudah memiliki nama, bisa melamar ke firma-firma hukum dengan nama besar barulah pendapatan mereka mulai melejit. Beberapa firma hukum menggaji pengacara mereka dengan gaji Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per bulannya.

pengacara

Tapi sama seperti dokter, pendidikan yang ditempuh oleh seorang pengacara boleh dibilang cukup susah loh. Pendidikan panjang, banyaknya ilmu yang wajib dipelajari, dan mereka pun dituntut untuk memiliki wawasan yang luas bukan cuma di bidang hukum.

Risiko yang mereka hadapi pun cukup besar. Bukan hanya risiko-risiko hukum seperti beberapa pengacara kondang yang terjerat kasus hukum, tapi menurut sumber yang kami dapatkan seringkali tekanan mental yang mereka dapatkan ketika menangani suatu kasus juga amat besar!

Nah jadi jangan bilang kalau pekerjaan menjadi pengacara juga enak ya. Modal bicara saja bisa dapat miliaran, karena kalian salah besar. Butuh pendidikan dan investasi waktu yang lama, serta kemampuan logika yang baik untuk menjadi seorang pengacara bergaji miliaran.


Pilot

Pilot di cockpit

Selain dokter dan pengacara, pilot juga menjadi salah satu pekerjaan yang dianggap ‘tajir’ oleh banyak orang di Indonesia. Enggak salah sih, karena memang pendapatan yang didapatkan oleh seorang pilot emang cukup besar.

Tapi lagi-lagi sama dengan seorang dokter dan pengacara, investasi yang dibutuhkan seseorang untuk menjadi pilot amatlah banyak. Bedanya kalau dokter dan pengacara banyak berinvestasi waktu, seorang pilot harus berinvestasi uang yang cukup besar loh.

Sekolah-sekolah pilot yang ada saat ini menarik biaya sekolah yang cukup tinggi, rata-rata mencapai Rp 600 juta hingga miliaran! Dengan jangka waktu pendidikan yang relatif singkat (kurang dari 5 tahun), tentu saja biaya tersebut merupakan biaya yang amat besar.

Gaji pilot muda di Indonesia rata-rata berkisar di angka Rp 20 juta hingga Rp 30 juta per bulannya. Sementara gaji senior di Indonesia lebih bervariasi di angka Rp 70 juta hingga ratusan juta per bulannya.

Pilot dengan sunset

Semakin tinggi jam terbang seorang pilot, semakin banyak keahlian yang dimiliki oleh pilot, dan semakin bonafit maskapai tempat pilot tersebut bekerja tentu saja semakin banyak gaji yang bisa didapatkan oleh pilot tersebut.

Selain gaji ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan oleh para pilot ini, misalnya kesempatan terbang untuk keluarga, asuransi jiwa, asuransi kesehatan, serta berbagai tunjangan yang bisa dikatakan cukup mewah.

Pilot wanita berkerudung

Tapi nih, selain biaya yang dibutuhkan untuk menjadi seorang pilot cukup mahal, risiko yang harus ditanggung seorang pilot juga amat besar. Karena pilot berkaitan erat dengan nyawa manusia, bahkan banyak manusia dan termasuk nyawanya sendiri ketika sedang bertugas.

Jadi gak heran dong kalau pilot merupakan salah satu pekerjaan yang amat layak dibayar dengan bayaran yang mahal.


Pekerjaan di Bidang Pertambangan dan Perminyakan

Engineer conocophillips di site

Masuk deh ke pekerjaan yang bukan profesi spesifik, yakni pekerjaan di bidang pertambangan dan juga perminyakan. Di Indonesia pekerjaan di bidang pertambangan masih merupakan primadona bagi anak-anak jurusan IPA loh.

Gak heran kalau jurusan kuliah di kampus yang berkaitan dengan ilmu pertambangan saat ini masih menjadi jurusan yang paling diminati oleh anak-anak di jurusan IPA.

Berdasarkan data dari beberapa perusahaan tambang, seorang fresh graduate pekerja tambang di Indonesia bisa di bayar Rp 7 juta hingga Rp 30 juta! Wah nyaris menyamai gaji seorang pilot bukan?

Engineer AGIP

Besarnya variasi gaji ini amat bergantung dengan perusahaan dan jenis industri dari perusahaan tersebut. Beberapa perusahaan multinasional berani membayar seorang fresh graduate hingga puluhan juta rupiah, tapi memang perusahaan lokal belum banyak yang berani mengeluarkan uang sebanyak itu untuk seorang fresh graduate.

Selain gaji yang besar, menjadi pekerja di perusahan pertambangan dan perminyakan juga meningkatkan image seseorang loh. Karena di Indonesia pekerjaan ini masih dianggap prestise di mata masyarakatnya.

Selain itu sudah bukan rahasia lagi kalau seorang pekerja di perusahaan pertambangan memiliki fasilitas dan diberikan berbagai macam tunjangan yang sangat menarik. Bahkan melebihi tunjangan perusahaan yang bergerak di bidang non tambang lainnya.

Pertambangan tambang

Meski demikian risiko yang ditanggung oleh pekerja di perusahaan tambang dan perminyakan boleh dibilang amatlah besar.

Ketika awal-awal eksplorasi situs misalnya, seorang geologis dituntut mampu melakukan trekking dengan medan yang sulit, dan kadang-kadang menjelajahi hutan-hutan perawan. Bahkan seringkali mereka ditemani tentara bersenjata untuk melakukan penjelajahan di daerah-daerah konflik.

Sementara ketika sudah menjadi daerah tambang, mereka juga masih dihadapkan dengan risiko kerja yang amat besar. Misalnya dalam proses pengeboran minyak, atau beberapa proses yang membutuhkan ledakan batuan-batuan besar. Gak jarang pekerja-pekerja ini harus meninggal dunia akibat kesalahan prosedur.

Terakhir mereka juga harus jauh dari keluarga. Karena rata-rata para pekerja ini harus bekerja di daerah tambang yang terpencil. Biasanya mereka memiliki pola waktu kerja, contohnya 2 bulan kerja 2 minggu libur, begitu saja seterusnya sampai bisa jadi bos dan dipindah ke kantor pusat.


CEO

Sundar Pichai - CEO Google

Kalau yang ini mah bukan jadi rahasia lagi ya. Di perusahaan apapun, bidang usaha apapun, gaji seorang CEO tentu saja amatlah besar. Bahkan seringkali gak bisa dibandingkan dengan gaji para karyawannya saking besarnya nominal pendapatan mereka.

Gak heran kalau CEO termasuk pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia ya. Dari riset yang kami lakukan ada beberapa CEO di perusahaan terbuka yang pendapatan tahunannya udah gak masuk di akal.

Jahja Setiaatmadya CEO BCA

Misalnya Jahja Setiaatmadya (CEO Bank BCA) yang memiliki pendapatan tahunan Rp 27,5 M, Wisnu Wardhana (CEO Indika Energy) dengan 24 M per tahun, Agus Salim Pangestu (CEO Barito Pacific Timber) dengan Rp 21 M per tahun, Sutanto Hartono (CEO Surya Citra Media) dengan 20,5 M pertahun, hingga Handojo Santosa (CEO Japfa Comfeed) dengan Rp 12,5 M per tahun.

Aduh kalau lihat angkanya mendadak apapun kerjaan kita saat ini jadi kayak jatuh miskin ya. Orang-orang ini berarti mendapatkan pendapatan bulanan rata-rata Rp 1 M per tahun. Memang sih kami mengambil contoh CEO di perusahaan terbesar di Indonesia.

Eits, tapi CEO di perusahaan yang tidak sebesar itu pun diketahui mendapatkan gaji yang amat besar loh perbulannya. Rata-rata pendapatan per bulan seorang CEO di banyak perusahaan dan berbagai industri nyatanya mencapai ratusan juta per bulannya!

Tapi sayangnya gak mudah untuk menjadi CEO. Seorang CEO tentu saja merupakan karyawan yang memiliki kemampuan di atas rata-rata. Selain itu menjadi CEO berarti wajib memiliki kemampuan manajemen yang tinggi.

Manajemen manusia, manajemen waktu, hingga manajemen stress. Karena seorang CEO bertanggung jawab atas seluruh karyawan di perusahaan dan juga bertanggung jawab atas perputaran roda bisnis di perusahaan.

Jangan dikira dengan gaji besar ini orang-orang tergiur jadi CEO. Banyak juga loh cerita-cerita seorang CEO yang mengundurkan diri karena tekanan yang begitu tinggi dari perusahaan tempatnya bekerja.

Jeff Bezos - Amazon

Sama aja sih dengan beberapa pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia lainnya, bahwa menjadi CEO berarti berpendapatan tinggi namun dengan risiko kerja serta tanggung jawab kerja yang amat tinggi pula.


Pekerjaan di Bidang IT

Programmer

Percaya gak kalau perusahaan-perusahaan dengan brand terbaik di dunia saat ini rata-rata dipegang oleh perusahaan yang berbasis IT? Kamu harus percaya karena memang saat ini zaman sedang berkembang pesat-pesatnya ke arah digital.

Gak heran dalam waktu 10 tahun terakhir saja terjadi perubahan peta profesi besar-besaran. Kalau dulu pekerjaan di bidang IT dianggap sebelah mata, saat ini pekerjaan di bidang IT malah dianggap jadi primadona.

Bukan hanya sarjana lulusan IT saja, tapi banyak sarjana lulusan ekonomi, teknik, hukum, bahkan kedokteran yang berlomba-lomba membuat perusahaan di bidang IT. Mereka rela “membuang” banyak kesempatan jauh-jauh untuk belajar IT dari awal demi pundi-pundi yang banyak.

Gak usah jadi manajer, gaji seorang developer atau insinyur sistem aja diketahui bisa mencapai angka Rp 30 juta loh di Indonesia. Belum lagi bicara gaji di perusahaan-perusahaan multinasional berbasi IT.

Lain lagi gaji seorang project manager, product manager, dan semua staff IT yang memiliki embel-embel manager di belakangnya. Mereka bisa mendapatkan mulai dari Rp 20 juta hingga Rp 50 sampai Rp 60 juta per bulannya!

CEO Bukalapak

Bahkan menurut sumber yang kami dapatkan ada loh beberapa sarjana lulusan IT yang sengaja bekerja dari kamar menjadi konsultan banyak perusahaan asing. Menurut sang ahli IT, ia bisa dibayar sejumlah 7000 US$ untuk pekerjaan yang bisa selesai dalam waktu 2 minggu!

Wah artinya dalam sebulan pendapatan yang bisa ia hasilkan bisa menyaingi CEO berbagai perusahaan! Bedanya ia bisa mendapatkan itu hanya dalam beberapa tahun setelah ia lulus. Malahan bisa segera setelah lulus, kalau memang ia punya portofolio klien sejak ia kuliah.

Risiko yang dihadapi tentu tinggi, karena perusahaan besar membayar sejumlah uang besar bukan untuk omong kosong. Sehingga mereka bisa saja dihantui berbagai macam tuntutan apabila sistem yang dikembangkan gagal total dan menghancurkan neraca keuangan perusahaan.

Di sisi lain investasi waktu yang dibutuhkan untuk menjadi seorang ahli IT yang handal juga gak sebentar. Bukan hanya sekadar kuliah 4 tahun penuh, tapi mereka juga harus banyak mengotak-atik sendiri, mencoba menjalankan proyek, hingga mengumpulkan portofolio klien sehingga bisa bernilai tinggi.


Penutup

Itulah kira-kira 6 pekerjaan dengan gaji tertinggi di Indonesia. Meski nilainya amat bervariasi, tapi kalian sekarang mengerti kan kalau mereka dibayar mahal karena sebanding dengan risiko, tanggung jawab, hingga investasi waktu dan uang yang dikeluarkan untuk mencapai tahap itu.

Semangat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *