Usaha Sampingan Untuk Mahasiswa yang Mudah

Hai kamu para mahasiswa, apakah saat ini sedang butuh uang untuk tambahan jajanmu? Atau kamu butuh uang untuk pindah ke kamar kost yang lebih bagus, kamar mandi dalam, dengan AC yang semriwing?

Bila jawabannya adalah ya, maka kamu saat ini berada di tempat yang tepat. Karena kami ingin membahas beberapa usaha sampingan untuk mahasiswa yang tentunya tidak butuh modal mahal, namun bisa mendatangkan keuntungan yang besar.

Nah tapi tetap saja ya tidak ada jaminan 100% kalau kamu mencoba salah satu dari jenis usaha sampingan di bawah ini kamu akan cepat kaya, karena pada akhirnya tentu saja bergantung kepada seberapa gigih usahamu dalam memulai bisnis sampingan ini.

Syarat Usaha Sampingan untuk Mahasiswa

Meski banyak usaha yang memang tergolong mudah untuk dilakukan saat ini, tetap saja ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi bila kamu yang masih berstatus mahasiswa ingin menjalankan bisnis sampingan pertama kamu:

  1. Modal minimal – yah kami tahu memang beberapa di antara kalian memiliki ekonomi yang di atas rata-rata sehingga bisa memulai usaha sampingan dengan jumlah modal yang cukup besar. Nah tapi kami paham juga kalau kebanyakan mahasiswa pasti tidak memiliki uang yang cukup bukan?
  2. Tidak mengganggu waktu kuliah – nah ini merupakan salah satu syarat utama yang wajib untuk kamu penuhi. Biar bagaimana pun tugas utama kamu adalah untuk belajar sebagai mahasiswa bukan? Tapi jangan sampai hambatan waktu ini membuat kamu ragu untuk terjun ke dunia bisnis. Karena bila kamu berani untuk terjun ke dunia bisnis kamu berarti sudah siap untuk keluar dari zona nyaman! Artinya kamu bisa mengembangkan dirimu dengan lebih cepat.
  3. Bisa dipantau mudah – mungkin syarat yang satu ini berlaku untuk banyak orang yang ingin membuat bisnis sampingan. Beda hal nya dengan orang-orang yang memang memiliki passion secara penuh dan ingin hidup di dunia bisnis. Orang yang hanya ingin memiliki bisnis sampingan tentu saja memiliki pekerjaan utama, dalam hal ini sebagai seorang mahasiswa adalah untuk kuliah. Oleh karena itulah kamu perlu mencari bisnis yang memang bisa dipantau dengan mudah.
  4. Online lebih utama – di era digital seperti ini tampaknya bisnis online lebih bisa kamu pilih sebagai mahasiswa. Karena secara umum bisnis online sudah memenuhi ketiga syarat utama. Tapi toh tidak mungkin juga bagi kamu untuk membuka bisnis secara offline loh!

Dengan empat poin mudah ini kamu bisa mulai mencari beberapa pilihan bisnis yang cocok untuk dijadikan sampingan ya. Nah tapi kami pun punya beberapa pilihan bisnis sampingan untuk kamu para mahasiswa.

#1 Menjadi Dropshipper

Salah satu bisnis yang paling diminati oleh masyarakat di zaman sekarang adalah bisnis dropshipping dan reselling, namun lebih utamanya adalah bisnis dropshipping. Karena memang untuk menjalankan model bisnis ini memerlukan usaha yang lebih mudah.

Sistem dropshipping memungkinkan kamu membeli barang dari supplier tanpa harus me-nyetok barang, dan langsung mengirimkannya kepada para pembeli. Jadi kasarnya kamu bisa menaruh “gambar barang jualan” di toko online yang kamu punya dan kemudian langsung meminta supplier mengirim ke alamat konsumen yang masuk ke toko mu bila ada pemesanan.

Ada beberapa kemudahan yang juga menjadikan alasan mengapa kamu harus memilih bisnis dropshipping sebagai salah satu pilihan usaha sampingan untuk mahasiswa. Berikut ini adalah alasannya:

  1. Relatif membutuhkan ilmu bisnis yang lebih sedikit – karena kebanyakan alur bisnis akan dijalankan oleh si supplier dan konsumen. Alasan yang pertama ini juga lah yang menurut kami membuat bisnis dropshipping cocok dijalankan pula bagi mahasiswa yang memang masih ingin belajar bisnis, terutama mengenai bagaimana cara meng-handle pemesanan dan bagaimana cara mengatasi komplain yang pasti akan masuk bila kamu sudah menjalankan usahamu selama beberapa saat.
  2. Tidak membutuhkan modal yang besar – alasan yang kedua ini pastilah merupakan alasan yang paling disukai oleh para mahasiswa. Tapi memang untuk memulai bisnis dropshipping ini kamu hanya butuh laptop, koneksi internet, dan kemampuan bernegosiasi serta mencari supplier terpercaya. Bahkan kamu bisa memulainya tanpa modal loh.
  3. Tidak perlu stok barang – salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh orang-orang yang baru berbisnis barang adalah mengenai ilmu manajemen rantai pasok, dalam hal ini mengenai bagaimana cara memperkirakan pembelian dari supplier dan berapa jumlah barang yang harus disimpan di dalam gudang untuk dijual kembali. Soal ini kamu membutuhkan pembahasan yang lebih panjang dan mendalam loh. Nah kamu bisa menghindari permasalahan ini apabila kamu menggunakan model bisnis dropshipping.
  4. Tidak perlu branding – yah mungkin alasan ini tidak bisa dibilang tepat 100%, namun memang salah satu keunggulan dropshipping adalah kamu tidak perlu mengurusi branding yang rumit. Bahkan kamu bisa mengganti ‘barang jualan’ dengan cepat bila kamu tidak merasa cocok dengan barang yang kamu jual tanpa harus takut konsumen akan kebingungan dengan brand yang kamu miliki.

Lalu pertanyaan selanjutnya barang apakah yang cocok dijual dengan model dropshipping seperti ini? Ada beberapa jenis barang yang menurut kami cocok dijual secara dropshipping misalnya kaos, casing HP, aksesoris kecil, stiker, hingga berbagai barang fashion.

Baca Juga Tips Bisnis Dropship

#2 Jasa Penerjemah Jurnal dan Artikel Ilmiah

Ide bisnis sampingan kedua yang cocok dilakukan oleh para mahasiswa adalah jasa penerjemah jurnal dan artikel ilmiah. Siapa kliennya? Tentu saja di awal-awal bisnismu kamu bisa menjadikan teman sejurusanmu, senior jurusan, hingga dosenmu menjadi klienmu.

Mengapa pekerjaan ini cocok dikerjakan oleh mahasiswa? Karena untuk melakukan penerjemahan jurnal dan artikel ilmiah di bidang keilmuan spesifik tidak lah mudah. Sehingga jasa terjemah jurnal dan karya ilmiah di bidang spesifik cenderung lebih mahal.

Nah disinilah kemudian terbuka peluang bagi para mahasiswa dengan keilmuan yang spesifik untuk menjual jasa terjemah jurnal dan artikel terjemah. Percaya deh jasa terjemah macam ini bisa mendatangkan penghasilan yang cukup tinggi.

Biasanya kamu bisa menjual jasa ini dengan hitungan terjemah per lembar. Akan tetapi tentu saja kekurangan dari bisnis sampingan ini adalah tekanan yang tinggi berkaitan dengan deadline yang biasanya sih mepet.

Oleh karena itulah pekerjaan jenis ini barangkali kurang cocok bagi kamu yang tidak terlalu suka menulis, tidak memiliki kecepatan menulis yang baik, dan tidak konsisten dalam mengerjakan proyekan seperti ini.

#3 Menjadi Guru Les Privat

Sebagai seorang mahasiswa kamu pasti memiliki nilai lebih bila menjadi guru les privat, khususnya menjadi guru les privat pelajaran bagi anak SMA. Apalagi kamu yang menjadi mahasiswa di kampus-kampus ternama di Indonesia.

Kamu bisa memulai dari teman-temanmu yang misalnya memiliki adik di SMA untuk menjadi guru les privat pelajaran, atau bisa melalui teman-teman orang tuamu yang kemungkinan besar juga memiliki anak yang masih sekolah dan ingin masuk ke kampus ternama.

Kamu bisa memulai sesuai dengan bidang keilmuanmu, karena dengan cara ini kamu tidak perlu terlalu banyak mengulang pelajaran di SMA kembali. Misalnya kamu yang anak teknik kimia bisa mengajar kimia, kamu yang teknik mesin bisa mengajar fisika atau matematika, dan kamu yang anak kedokteran barangkali bisa mengajar biologi.

Kalau yang satu ini sih menurut kami termasuk salah satu usaha sampingan yangbisa mendatangkan uang dalam jumlah besar, namun juga memiliki tuntutan serta tekanan yang cukup tinggi dari orang tua murid.

Apalagi bila kebetulan orang tua murid yang kamu ajar memiliki ekspektasi yang tinggi. Sudah tentu ada kemungkinan tuntutan-tuntutan yang seringkali tidak wajar terhadap kamu dan anak murid yang kamu ajar.

Selain itu sebagai seorang pengajar kamu juga dituntut untuk bisa menyelesaikan soal-soal ujian yang seringkali diberikan oleh muridmu secara mendadak. Dengan kata lain kamu harus bisa menguasai pelajaran dan materi secara penuh 100%.

Terakhir kamu juga dituntut untuk senatiasa mengerjakan soal-soal latihan untuk diajarkan kepada muridmu sehingga nantinya mengurangi kemungkinan kamu tidak bisa mengajarkan soal kepada muridmu, yah kecuali kamu cukup percaya diri dengan keilmuan yang kamu punya.

#4 Menjadi Penulis Lepas

Salah satu opsi yang cukup diminati oleh para mahasiswa adalah dengan menjadi seorang penulis lepas. Karena saat ini orang-orang bisa memberikan hasil tulisan yang kamu buat di berbagai medium, artinya kebutuhan orang akan penulis lepas cukup tinggi.

Mulai dari sesimpel menjadi penulis caption di Instagram, menjadi penulis quotes di Twitter, menjadi penulis bayangan di Tumblr, hingga menjadi penulis konten di website-website yang dimiliki oleh orang lain.

Menjadi seorang penulis konten website berarti kamu harus memiliki kemampuan penulisan yang baik dengan kecepatan penulisan yang juga tinggi. Karena seorang penulis konten biasanya diberikan target jumlah tulisan yang juga cukup tinggi.

Lain hal nya bila menjadi seorang penulis konten singkat seperti Twitter ataupun caption Instagram. Dibandingkan kemampuan menulis cepat, kamu harus memiliki kemampuan tata bahasa dan ide-ide segar yang baik.

Tapi intinya sih keduanya memiliki tuntutan yang sama-sama tinggi. Karena memang kamu bekerja kepada si pemilik medium baik itu website, Instagram, ataupun Twitter, artinya kamu harus siap bila diberikan target-target yang tinggi oleh mereka.

Tapi meski pekerjaannya tampak sederhana, tuntutannya yang amat tinggi membuat penghasilan sebagai seorang penulis lepas tidak bisa dipandang sebelah mata loh. Nilainya bisa mencapai jutaan hingga belasan juta rupiah per bulannya.

Yang jelas semakin rajin dan semakin baik tulisan yang kamu buat maka semakin tinggi harga yang bisa kamu tawarkan kepada klienmu.

#5 Menjadi Desainer Grafis Lepas

Selain menjadi penulis lepas, tingginya kebutuhan pasar akan konten juga membuat pekerjaan desainer grafis lepas menjadi salah satu yang cukup menjanjikan untuk dijalankan di masa sekarang, bahkan untuk menjadi pekerjaan utama.

Namun sama seperti menjadi penulis lepas, untuk bisa menjadi desainer grafis lepas maka kamu juga dituntut untuk memiliki kemampuan desain yang baik. Hal ini bisa ditunjukkan dengan portfolio yang kamu punya.

Artinya untuk menangkap klien-klien yang besar kamu sudah harus pernah mengerjakan klien-klien kecil dahulu sebelumnya, meski dengan risiko bayaran yang jauh lebih sedikit dibandingkan mengerjakan klien besar.

Setelah memiliki portfolio yang cukup banyak dan tentu bagus-bagus tentu saja kamu mulai bisa menangkap klien-klien besar. Untuk menangkap klien besar macam ini kamu mungkin perlu mengajukan proposal penawaran terlebih dahulu di awal-awal.

Tapi percaya lah kalau nama kamu sudah cukup besar biasanya klien-klien besar semacam inilah yang justru akan datang menghampirimu. Bila sudah begitu maka lakukanlah pekerjaan yang dibeikan dengan bertanggung jawab.

Perlu diperhatikan untuk mengerjakan proyek-proyek semacam itu sudah jelas kamu tidak bisa menghindar dari tuntutan yang amat tinggi dari klien, karena memang bayarannya yang juga sebanding.

Oleh karena itulah pekerjaan tersebut tidak cocok bagi orang-orang yang tidak tahan tekanan dan tuntutan. Alternatifnya adalah dengan menjadi seorang pemburu hadiah di kompetisi-kompetisi atau lelang desain grafis online.

Beberapa situs kontes desain yang perlu kamu coba misalnya adalah 99design, designcontest, freelancer, logotournament, hatchwise, 48hourslogo, designcrowd, logomyway, hingga sribu yang merupakan situs lokal.

Kekurangan dari cara ini adalah kamu perlu kesabaran yang ekstra tinggi, karena kemungkinan kamu menjadi pemenang sebenarnya relatif kecil, bahkan untuk kamu yang memiliki desain yang tergolong bagus.

Tapi bila kamu cukup sabar dan konsisten, bukan tidak mungkin loh kamu mendapatkan uang jutaan rupiah hanya dari mengikuti kontes-kontes dan lelang desain grafis online tersebut.

#6 Menjadi Reseller Barang

Mengapa menjadi reseller barang secara online kami taruh di poin ke-6? Alasannya adalah karena untuk menjadi seorang reseller barang menurut kami merupakan salah satu pilihan usaha sampingan yang susah-susah-gampang.

Susah karena untuk bisa menjadi reseller yang baik kamu harus memiliki kemampuan bisnis yang cukup. Berbeda dengan dropshipper yang bisa kamu jalankan walaupun hanya dengan ilmu bisnis minimal.

Untuk bisa menjadi reseller kamu harus belajar beberapa ilmu penting di bawah ini:

  1. Manajemen manusia – tentu saja di dalam berbisnis kamu wajib memiliki kemampuan manajemen manusia. Dalam hal ini dibutuhkan bagi kamu untuk mengatur karyawan atau bahkan rekan kerja yang memutuskan untuk bekerja besama denganmu.
  2. Manajemen barang – untuk bisa menjadi reseller barang, setidaknya kamu harus tahu bagaimana cara memilih supplier, bagaimana cara menghitung kebutuhan barang untuk disimpan, bagaimana cara menyimpan barang dengan benar sehingga meminimalisasi kerusakan, serta bagaimana cara mendistribusikan barang dengan baik kepada konsumen.
  3. Manajemen keuangan – berbeda dengan dropshipping yang tidak butuh modal dan perhitungan terkait manajemen rantai pasok, kamu membutuhkan ilmu keuangan yang baik bila ingin menjadi reseller karena kamu harus menghitung keuangan untuk diputar kembali dibulan pembukuan selanjutnya. Bila jumlah uang yang disimpan terlalu sedikit maka di bulan berikutnya kamu tidak akan bisa membeli barang untuk distok, sementar bila uang yang disimpan terlalu banyak bisa-bisa tidak ada keuntungan yang bisa kamu ambil untuk dirimu sendiri.

Sementara itu barang-barang yang bisa dijual sebagai reseller cukup banyak. Namun kami lebih menyarankan kamu untuk menjual barang-barang seperti pakaian, hijab, hingga tas, sepatu, dan kaus kaki.

Meski jauh lebih sulit dibandingkan menjadi seorang dropshipper, keuntungan yang bisa kamu dapatkan bila menjadi seorang reseller menurut kami bisa jauh lebih banyak. Karena pada dasarnya menjadi reseller adalah berjualan secara konvensional namun di medium online.

Selama kamu bisa memilih pasar dengan baik, memasarkan barang dengan baik, dan memiliki konsumen yang loyal, maka kamu bisa meraup puluhan hingga ratusan juta rupiah di dalam satu bulan.

Baca Juga Reseller vs Dropshipper

#7 Menjadi Barista di Café

Menjadi pelayan di restoran barangkali belum menjadi pilhan pekerjaan sampingan di Indonesia, tapi menurut kami tren yang ada saat ini sudah mulai bergeser ke sana. Khususnya di dunia per-kopi-an, mengingat masyarakat Indonesia pun memang gandrung soal kopi.

Memang sih menjadi seorang barista di café milik orang lain tidak bisa disebut sebagai usaha sampingan, tapi lebih cocok bila disebut sebagai pekerjaan sampingan. Tapi toh tidak ada salahnya bukan?

Sayangnya kamu harus bisa pilih-pilih apabila ingin menjadi seorang barista, karena beberapa kedai kopi mengharuskan calon baristanya untuk memiliki sertifikasi barista. Namun memang ada sebagian yang tidak mengharuskannya.

Konsekuensinya adalah gaji yang tentu saja berbeda. Akan tetapi keduanya menurut kami memiliki keuntungan yang sama. Meski harus bekerja di kedai kopi milik orang lain, tapi kamu bisa banyak belajar mengenai seluk beluk kopi.

Sehingga bila nantinya kamu sudah memiliki cukup modal kamu bisa membuat kedai kopimu sendiri. Panjang sih, tapi menurut kami cukup worth untuk dilakukan, karena bila tidak bisa juga kamu belajar mengenai seluk beluk bisnis secara umum.

#8 Membuka Angkringan

Mungkin terdengar konyol bagimu yang mahasiswa untuk membuka angkringan. Barangkali terdengar konyol bila yang ada di bayanganmu adalah modal yang besar, waktu yang harus didedikasikan secara penuh, dengan keuntungan yang mungkin tidak seberapa.

Sebenarnya tidak juga, alasannya karena angkringan biasanya buka di malam hari hingga pukul 2-3 pagi. Memang terdengar lelah sih, tapi siapa sih mahasiswa yang tidak tahan begadang. Kami yakin pasti banyak mahasiswa yang bisa berdagang sambil begadang.

Selain itu modal yang dibutuhkan untuk membuka angkringan tidak terlalu besar loh. Hanya saja kekurangannya memang pada proses pembelian bahan baku dan proses memasak yang membutuhkan waktu.

Nah bila kamu memiliki keberanian lebih, kamu bisa saja membayar orang untuk melakukan kedua hal tersebut. Tapi tentu saja dengan syarat kamu harus rajin memantau bisnis tersebut, terutama di malam hari ketika kedai angkringanmu sudah buka.

Dari segi keuntungan memang tidak bisa dibandingkan dengan mahasiswa yang bekerja sebagai penulis lepas, sebagai desainer grafis lepas, hingga mahasiswa yang bekerja sebagai pengajar pelajaran privat.

Akan tetapi sejauh pengamatan dan sumber yang kami dapatkan, kamu yang memiliki usaha sampingan angkringan bisa meraup keuntungan jutaan rupiah kok di satu kedai saja. Yang jelas untuk mencapai tahap sana dibutuhkan konsistensi yang tinggi.

Baca Juga Belajar Tajir dari Keluarga Gen Halilintar , Tips Bisnis Dropship, Ide Bisnis Segar 2019 2020, 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *